Nasional

Prabowo Kumpulkan 800 Pejabat Tinggi TNI-Polri di Istana, Ada Apa?

Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sekitar 800 pejabat tinggi TNI dan Polri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu pagi, 7 Oktober 2026.

Prabowo Kumpulkan 800 Pejabat Tinggi TNI-Polri di Istana, Ada Apa?
Presiden Prabowo memeriksa pasukan HUT Ke-81 TNI dengan Maung MV3.

fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sekitar 800 pejabat tinggi TNI dan Polri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu pagi, 7 Oktober 2026.

Para pejabat tersebut hadir di Lapangan Tengah, Kompleks Istana Kepresidenan, untuk mengikuti agenda pengarahan langsung dari Presiden Prabowo.

Sejumlah pejabat tinggi terlihat telah tiba di lingkungan Istana. Di antaranya Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.

Suharyanto membenarkan adanya agenda pemanggilan para pejabat tinggi TNI dan Polri tersebut. Namun, ia belum membeberkan materi yang akan disampaikan Presiden Prabowo.

"Nanti kita dengar ya, arahan bapak Presiden," kata Suharyanto.

Informasi yang dihimpun menyebutkan pertemuan tersebut diagendakan dalam bentuk taklimat atau pengarahan Presiden kepada jajaran TNI dan Polri.

Pertemuan ini berlangsung hanya dua hari setelah Prabowo memimpin upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin, 5 Oktober 2026.

Dalam pidatonya pada peringatan tersebut, Prabowo menekankan pentingnya TNI tetap menjadi tentara rakyat. Ia juga meminta TNI memiliki kesiapan menghadapi berbagai ancaman di tengah situasi global yang dinilai penuh gejolak dan ketidakpastian.

Pertemuan dengan jajaran TNI dan Polri di Istana juga terjadi setelah adanya pergantian pucuk pimpinan Polri.

Pada 1 Oktober 2026, Prabowo melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Pada kesempatan yang sama, Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Hadiningrat dilantik sebagai Wakapolri.

Agenda pemanggilan pejabat tinggi TNI-Polri ke Istana bukan kali pertama dilakukan pada masa pemerintahan Prabowo.

Pada awal Februari 2026, Presiden Prabowo juga mengundang para pejabat tinggi TNI dan Polri ke Istana Kepresidenan Jakarta untuk mengikuti pengarahan.

Belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai pokok bahasan yang akan disampaikan Prabowo dalam pertemuan dengan sekitar 800 pejabat tinggi TNI dan Polri pada Rabu pagi ini. *

Berita Terkait