Politik

Bamsoet Tegaskan Hasil Pilpres 2024 Tak Bisa Diubah

Anggota Wantimpres Bambang Soesatyo menegaskan hasil Pilpres 2024 tetap berlaku dan tidak dapat diubah setelah seluruh rangkaian proses pemilu dilalui hingga Presiden dan Wakil Presiden terpilih dilantik.

Bamsoet Tegaskan Hasil Pilpres 2024 Tak Bisa Diubah
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Bambang Soesatyo (Bamsoet).

fin.co.id - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Bambang Soesatyo menegaskan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 tetap berlaku dan tidak dapat diubah setelah seluruh rangkaian proses pemilu dilalui hingga Presiden dan Wakil Presiden terpilih dilantik.

Menurut Bamsoet, proses menuju penetapan pasangan terpilih telah melewati perjalanan politik yang panjang. Karena itu, hasil pemilu tersebut tidak dapat kembali diubah.

"Tidak bisa diubah karena itu sudah mengarungi proses politik yang panjang dan beliau-beliau sudah dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden," kata Bamsoet di Kantor Sekretariat Negara, Kamis, 8 Oktober 2026.

Meski demikian, Bamsoet menekankan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tetap harus dihormati. Ia menyebut persoalan yang berkaitan dengan putusan tersebut kini berada di luar kewenangan MK dan menjadi urusan lembaga terkait.

"Ya, kan sudah jelas bahwa NO (Niet Ontvankelijke Verklaard) tapi kami serahkan kepada lembaga yang terkait," ujar dia.

Ketika ditanya apakah persoalan tersebut menjadi perhatian khusus Wantimpres, Bamsoet mengatakan isu itu belum dibahas dalam pertemuan yang berlangsung hari ini.

"Tadi tidak sempat dibahas," ujarnya.

Bamsoet menambahkan, tidak semua pembahasan internal Wantimpres dapat disampaikan kepada publik. Terlebih jika pembahasan tersebut menghasilkan masukan tertentu yang masih berada dalam ranah internal lembaga.

Dalam pertemuan tersebut, Wantimpres juga membahas berbagai persoalan nasional sekaligus membicarakan pembagian bidang tugas di antara para anggotanya. Namun, Bamsoet belum menjelaskan secara rinci mengenai pembagian tersebut.

"Tadi kita beberapa kolam informasi dan format," katanya.

Ia menyebut sejumlah sektor yang berpotensi masuk dalam perhatian Wantimpres, mulai dari keamanan, politik, hukum, keuangan, peralatan, hingga energi.

Meski sejumlah bidang telah disebutkan, hingga kini belum ada keputusan mengenai anggota Wantimpres yang secara khusus akan menangani bidang-bidang tersebut.

Berita Terkait