Nasional . 08/10/2026, 07:08 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih mendapat dukungan mayoritas masyarakat. Hal itu terungkap dalam survei nasional terbaru Adidaya Institute yang memotret persepsi publik terhadap program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Dalam survei itu, sebanyak 61,6 persen responden menyatakan program MBG perlu terus dilanjutkan. Sementara 66,5 persen responden menilai program tersebut telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Direktur Eksekutif Adidaya Institute Rahman Toha Budiarto mengatakan temuan tersebut menunjukkan masih kuatnya penerimaan masyarakat terhadap keberlanjutan MBG.
"Ini membantah narasi buruk yang menyebut program MBG justru tidak dikehendaki masyarakat. Sekitar enam dari 10 warga ingin program MBG dilanjutkan dan dua dari tiga orang warga merasa program ini bermanfaat,” kata Rahman dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis 8 Oktober 2026.
Survei tersebut dilakukan secara tatap muka pada 15–21 September 2026. Penelitian mencakup 38 provinsi dengan melibatkan 1.240 responden.
Survei memiliki margin of error sebesar 2,78 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Tingkat pengenalan masyarakat terhadap MBG juga tercatat sangat tinggi. Sebanyak 93,4 persen responden mengaku mengetahui program tersebut.
Angka itu menempatkan MBG sebagai salah satu program unggulan Presiden Prabowo dengan tingkat popularitas tertinggi dalam survei Adidaya Institute.
Dari sisi penerimaan, 69,9 persen responden menyatakan setuju terhadap pelaksanaan MBG. Sementara 58,2 persen menilai program tersebut telah sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dampak program juga dirasakan langsung oleh sebagian responden. Sekitar 63 persen mengakui adanya dampak MBG terhadap keluarga mereka. Sebanyak 63,4 persen lainnya menilai MBG memberikan dampak terhadap perbaikan gizi.
“Itu artinya sebagian besar masyarakat menilai program MBG sesuai dengan kebutuhan publik dan berdampak baik pada kesehatan serta peningkatan gizi. Tentu saja itu bermakna masyarakat memahami tujuan MBG,” tutur dia.
Survei tersebut juga memotret sejauh mana program MBG telah menjangkau kelompok sasaran.
Sebanyak 73,8 persen peserta didik yang menjadi responden tercatat sudah menerima MBG. Sementara penerima dari kelompok anak balita mencapai sekitar 33,4 persen dan ibu hamil sebesar 25,5 persen.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media