Politik

Bahlil Bocorkan Susunan Kemenko Hilirisasi, ESDM dan BKPM Sudah Pasti Masuk

Bahlil menyebut ESDM dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi sudah pasti berada di bawah koordinasinya, sementara Perindustrian masih berpeluang masuk.

Bahlil Bocorkan Susunan Kemenko Hilirisasi, ESDM dan BKPM Sudah Pasti Masuk
Menko HTE Bahlil Lahadalia menyebut ESDM dan BKPM berada di bawah koordinasinya.

fin.co.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dipastikan masuk dalam koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.

Sementara itu, Kementerian Perindustrian masih berpeluang bergabung, seiring pemerintah menyusun struktur kelembagaan kementerian koordinator tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa pemerintah masih mengonsolidasikan kementerian yang akan berada di bawah koordinasinya. Karena itu, susunan lengkap kementerian terkait belum ditetapkan sepenuhnya.

“Sejak dari pelantikan, bahwa kami lagi melakukan konsolidasi. Kementerian apa saja di bawah kami belum 100 persen selesai,” kata Bahlil saat ditemui di Raffles Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2026.

Bahlil menjelaskan, dua kementerian yang sudah dipastikan berada di bawah koordinasinya adalah Kementerian ESDM dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi.

“(Kementerian) ESDM sama Kementerian Investasi dan Hilirisasi. Itu sudah pasti,” ucapnya.

Kementerian Perindustrian Berpeluang Masuk Koordinasi

Selain dua kementerian tersebut, Bahlil membuka kemungkinan satu atau dua kementerian lain yang berkaitan dengan hilirisasi turut masuk dalam koordinasi Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi. Salah satu kementerian yang berpotensi bergabung adalah Kementerian Perindustrian.

Menurut Bahlil, hilirisasi berkaitan erat dengan industrialisasi. Industri menjadi instrumen untuk menghasilkan nilai tambah dari proses hilirisasi, sehingga Kementerian Perindustrian dinilai berpeluang masuk dalam struktur koordinasi tersebut.

“Kalau kita bicara hilirisasi kan kita bicara industrialisasi. Karena instrumen daripada hilirisasi untuk mencapai nilai tambah ya industri. Mungkin juga, mungkin ya, mungkin Kementerian Perindustrian,” kata Bahlil.

Meski demikian, kemungkinan masuknya kementerian lain belum menjadi keputusan final. Pemerintah masih melakukan konsolidasi untuk menentukan susunan kementerian yang akan berada di bawah Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi.

Struktur Kemenko Hilirisasi Masih Menunggu Perpres

Bahlil menegaskan, kepastian mengenai struktur kelembagaan Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi masih menunggu Peraturan Presiden (Perpres). Hingga saat ini, aturan yang akan mengatur kelembagaan tersebut masih dalam tahap penyusunan.

“Saya baru dilantik menjadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus merangkap Menteri ESDM, dan strukturnya saja, Perpres-nya masih pembahasan,” ucapnya.

Dengan demikian, meskipun Kementerian ESDM serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi telah dipastikan berada di bawah koordinasi Bahlil, susunan lengkap kementerian lainnya masih menunggu pembahasan dan penetapan melalui Perpres.

Berita Terkait