Politik

Dikritik Anggota Wantimpres Terlalu Gemuk, Pratikno Ungkap Alasannya

Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Pratikno merespons sorotan masyarakat terkait jumlah anggota lembaga tersebut yang dianggap berlebihan.

Dikritik Anggota Wantimpres Terlalu Gemuk, Pratikno Ungkap Alasannya
Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Pratikno. Foto: Anisha Aprilia

fin.co.id - Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Pratikno merespons sorotan masyarakat terkait jumlah anggota lembaga tersebut yang dianggap berlebihan. Ia berpandangan, beragam latar belakang, pengalaman, dan wawasan para anggota justru menjadi modal untuk menghasilkan pertimbangan yang lebih menyeluruh bagi Presiden.

Pratikno menjelaskan, susunan anggota Wantimpres saat ini mencakup berbagai pengalaman dan bidang pengetahuan. Keragaman tersebut diharapkan mampu memperkaya perspektif serta memberikan masukan yang lebih luas kepada pemerintah.

"Ya kami akan berusaha semaksimal mungkin justru ini adalah keanggotaan yang paling kaya ya, paling kaya dalam artian kekayaan variasi pengalaman dan pengetahuan yang bervariasi," kata Pratikno dikutip, Jumat, 9 Oktober 2026.

Menurut Pratikno, perbedaan latar belakang para anggota dapat membantu menghasilkan pertimbangan yang lebih lengkap. Ia menegaskan, kualitas masukan tidak hanya ditentukan oleh pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga kebijaksanaan setiap anggota dalam melihat persoalan.

"Jadi kita harapkan justru akan menjadi lebih komprehensif, lebih utuh gitu dengan bukan hanya pengetahuan dan pengalaman tapi juga kearifan dari masing-masing anggota," ujarnya.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) itu juga mendapat pertanyaan mengenai pembentukan Wantimpres yang baru dilakukan ketika pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah berjalan sekitar dua tahun.

Namun, Pratikno tidak menguraikan lebih jauh alasan di balik waktu pembentukan tersebut. Ia memilih mengarahkan pertanyaan itu kepada pihak yang dinilainya lebih berkaitan langsung dengan urusan Wantimpres.

"Tanya yang terkait dengan Wantimpres lah ya," ujar Pratikno.

Sekadar diketahui, dalam menjalankan tugasnya, Pratikno bekerja bersama Wakil Ketua Hatta Rajasa dan Sekretaris Muhammad Qodari. Dengan komposisi anggota yang berasal dari beragam latar belakang, Wantimpres diharapkan mampu menghadirkan masukan yang berkualitas untuk membantu pemerintah menjalankan berbagai agenda strategis ke depan.

Selain Pratikno, Hatta Rajasa, dan Muhammad Qodari, sejumlah tokoh turut dilantik sebagai anggota Wantimpres. Mereka antara lain Shinta Nuriyah Wahid, Muhammad Quraish Shihab, Bambang Soesatyo, Agum Gumelar, Budi Gunawan, Chairul Tanjung, Salim Segaf Aljufri, KH Anwar Iskandar, KH Said Aqil Siradj, KH Yahya Cholil Staquf, Philip Kuncoro Wijaya, serta Budi Tanuwibowo.

Sementara itu, anggota lainnya terdiri dari Ida Bagus Purwalaksana, Soekarwo, Jusuf Hamka, Dato' Sri Tahir, Jusuf Wanandi, Margarito Kamis, Rocky Gerung, Mohamad Hatta, Anwar Usman, Ignasius Jonan, dan Murdaya Poo.

Berita Terkait