Politik . 10/10/2026, 18:49 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id – Partai Golkar menargetkan proses konsolidasi dan restrukturisasi jaringan pemenangan Pemilu 2029 di wilayah Jawa dan Kalimantan selesai pada akhir 2026. Penguatan struktur organisasi akan dilakukan hingga tingkat paling bawah untuk memperluas jangkauan partai kepada masyarakat.
Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu wilayah Jawa-Kalimantan Partai Golkar, Wihaji, menegaskan bahwa konsolidasi tidak cukup dilakukan di tingkat kabupaten dan kecamatan. Menurutnya, penguatan jaringan harus menjangkau desa atau kelurahan hingga rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT).
“Konsolidasi tidak boleh hanya berhenti di tingkat kabupaten atau kecamatan, tetapi harus menembus hingga ke tingkat desa/kelurahan, RW, dan RT. Jaringan ini adalah garda terdepan kita untuk merebut hati rakyat,” kata Wihaji dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Bidang Pemenangan Pemilu di Bandung, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Wihaji meminta seluruh kader memperkuat koordinasi dan memperluas struktur jaringan partai hingga tingkat lokal. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempersiapkan strategi menghadapi Pemilu 2029.
Ia menjelaskan, konsolidasi harus dijalankan secara terstruktur, luas, dan berkesinambungan. Persiapan sejak dini melalui penguatan organisasi dinilai menjadi bagian penting dari upaya partai mencapai target politik pada pemilu mendatang.
Rakornis tersebut mengusung tema “Arah Kebijakan dan Rencana Strategi Partai Golkar Menghadapi Pemilu Tahun 2029”. Kegiatan ini diikuti 96 peserta yang terdiri atas 25 anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI, 21 kepala daerah, 49 perwakilan DPD Partai Golkar tingkat provinsi, serta kepala Badan Saksi Nasional Partai Golkar.
Wihaji menambahkan, forum tersebut tidak hanya membahas arah dan strategi pemenangan pemilu, tetapi juga dimanfaatkan untuk mempererat konsolidasi serta menyatukan langkah seluruh unsur partai.
“Kita tidak memiliki waktu untuk bersantai. Kemenangan Partai Golkar pada 2029 tidak akan jatuh dari langit, melainkan dibangun lewat keringat dan kerja keras kita hari ini. Karena itu, konsolidasi wajib dilakukan secara berjenjang, masif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui konsolidasi yang ditargetkan rampung pada akhir 2026, Golkar berupaya memperkuat kesiapan organisasi dan jaringan kader di Jawa serta Kalimantan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media