Internasional . 11/10/2026, 09:12 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Washington tengah mempertimbangkan kemungkinan ikut melakukan serangan terhadap kelompok Houthi di Yaman.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump setelah serangkaian serangan terjadi di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi.
“Mungkin. Kami akan mempertimbangkannya. Kami baru mengetahui serangan terbaru ini. Kami akan mengambil keputusan. Kami bergerak sangat cepat.”kata Trump menjawab pertanyaan wartawan apakah ia akan ambil bagian melakukan serangan.
Serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid terjadi pada Sabtu sore. Otoritas penerbangan sipil Arab Saudi kemudian menghentikan sementara operasional bandara setelah serangan tersebut menyebabkan sejumlah orang terluka.
Otoritas Penerbangan Sipil Umum Arab Saudi mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah korban yang mengalami luka akibat serangan.
Kedutaan Besar Amerika Serikat dan Inggris di Arab Saudi juga mengimbau warga negaranya untuk menghindari bandara setelah serangan tersebut. Imbauan dikeluarkan dengan mempertimbangkan risiko keamanan serta kemungkinan gangguan perjalanan.
Sehari sebelumnya, otoritas Saudi melaporkan tiga warga meninggal dunia dan sejumlah lainnya terluka dalam dua serangan pada Kamis.
Serangan tersebut menargetkan fasilitas di Bandara Internasional King Khalid serta pesawat Saudi Arabian Airlines.
Setelah sempat dihentikan, operasional bandara kembali berjalan dan lalu lintas udara dilaporkan kembali normal.
Kelompok Houthi sebelumnya mengklaim bertanggung jawab atas sejumlah serangan menggunakan misil dan drone yang menargetkan Bandara Internasional King Khalid serta sejumlah bandara lain di Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir.
Konflik di Yaman telah berlangsung sejak Houthi mengambil alih ibu kota Sanaa dan sejumlah provinsi pada September 2014.
Situasi tersebut kemudian mendorong koalisi yang dipimpin Arab Saudi melakukan intervensi militer pada Maret 2015 untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Pernyataan Trump mengenai kemungkinan keterlibatan Amerika Serikat menambah perhatian terhadap perkembangan konflik dan meningkatnya serangan yang melibatkan Houthi serta Arab Saudi.
Sumber: Anadolu
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media