Nasional . 11/10/2026, 08:23 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Kebakaran hebat melanda Dusun Serdang, Desa Jelutung 2, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung. Berdasarkan pendataan sementara hingga Minggu, 11 Oktober 2026, sekitar 500 rumah warga terdampak kebakaran yang terjadi pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat jumlah warga terdampak mencapai sekitar 2.000 jiwa. Sementara itu, luas lahan yang terdampak belum diketahui karena proses pendataan masih berlangsung.
"Alhamdulillah, saat ini api sudah berhasil dipadamkan, namun tetap dilakukan proses pendinginan," kata Plt Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Babel, Agus Afandi, di Dusun Serdang, Minggu 12 Oktober 2026.
Agus mengatakan, berdasarkan hasil pendataan sementara pada Minggu pukul 07.00 WIB, jumlah rumah terdampak diperkirakan mencapai 500 unit.
"Saat ini tim kebakaran masih melakukan proses pendinginan mengingat material rumah warga yang terdampak hampir sebagian besar dari papan," katanya.
Berdasarkan kronologi BPBD, kebakaran mulai terpantau pada Sabtu, 10 Oktober 2026, sekitar pukul 15.10 WIB. Komandan Regu 2 BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima informasi dan memantau media sosial mengenai kebakaran lahan di Dusun Serdang.
Menindaklanjuti informasi tersebut, komandan regu piket berkoordinasi dengan Kepala Bidang KL BPBD Babel untuk mempersiapkan personel, sarana, dan prasarana menuju lokasi kejadian.
Penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Namun, informasi sementara menyebutkan api berawal dari kebakaran lahan di dekat permukiman warga.
Tiupan angin kencang dan kondisi lahan yang kering membuat api cepat merambat ke kawasan permukiman. Sebagian besar rumah warga yang berdinding papan turut mempercepat penyebaran api.
"Tiupan angin kencang dan lokasi kering membuat api semakin cepat merambat ke pemukiman penduduk, kebanyakan material rumah penduduk dinding papan.Update laporan pukul 21.10 WIB sudah menghanguskan ratusan rumah, namun data ini belum final," katanya.
BPBD masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah rumah, warga terdampak, serta luas area yang terbakar. Meski api telah berhasil dipadamkan, proses pendinginan tetap dilakukan di lokasi kejadian. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media