Nasional . 12/10/2026, 16:06 WIB

Kemensos Tangani Korban Bencana dalam Dua Fase, dari Logistik hingga Pemulihan Ekonomi

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjelaskan, Kementerian Sosial (Kemensos) menerapkan dua fase dalam penanganan korban bencana alam maupun nonalam, yakni fase kedaruratan dan pascake daruratan. Penanganan dilakukan mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi hingga pemberian bantuan untuk mendukung pemulihan kehidupan warga terdampak.

Pada fase kedaruratan, Kemensos menyalurkan bantuan logistik yang tersedia dalam persediaan atau buffer stock. Bantuan tersebut meliputi pakaian dan makanan siap saji yang disimpan di gudang Dinas Sosial tingkat provinsi, kabupaten, serta lumbung-lumbung sosial.

"Fase pertama pada saat terjadi bencana atau fase kedaruratan, kita membantu dukungan logistik sesuai dengan yang ada di dalam buffer stock kami. Jadi apakah dukungan pakaian, dukungan makanan siap saji yang ada di gudang-gudang kami. Gudang kami itu ada di Dinsos provinsi, Dinsos kabupaten, dan juga ada di lumbung-lumbung sosial kita," kata Gus Ipul, Minggu malam, 11 Oktober 2026.

Selain mendistribusikan kebutuhan logistik, Kemensos menyediakan dapur umum untuk menjamin ketersediaan makanan bagi para pengungsi. Pelaksanaannya dilakukan melalui kerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan pemerintah daerah.

"Pada saat bencana itu, kita juga memberikan dukungan atau penyediaan dapur umum yang biasanya kita bekerja sama dengan TNI, Polri, maupun dengan pemerintah daerah. Jadi kita menyelenggarakan dapur umum untuk memberikan dukungan kepada pengungsi," ujarnya.

Setelah situasi darurat terlewati, Kemensos memasuki fase kedua berupa penanganan pascabencana. Pada tahap ini, bantuan diarahkan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan setelah bencana sekaligus memulihkan kondisi sosial dan ekonomi mereka.

Bentuk bantuan yang disiapkan antara lain santunan duka dan bantuan medis. Kemensos juga memberikan bantuan isian rumah kepada keluarga yang tempat tinggalnya mengalami kerusakan berat.

Untuk mendorong pemulihan ekonomi, pemerintah menyediakan bantuan modal atau dukungan kegiatan usaha bagi setiap keluarga terdampak. Program ini ditujukan untuk membantu warga kembali menjalankan aktivitas ekonomi dan membangun kemandirian setelah bencana.

Selain itu, terdapat program Jaminan Hidup berupa bantuan tunai sebesar Rp15.000 per orang per hari selama tiga bulan bagi para pengungsi.

Gus Ipul menegaskan, penanganan bencana dilaksanakan secara terpadu di bawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kemensos juga bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memperoleh data keluarga terdampak, serta melibatkan perbankan dan PT Pos dalam proses penyaluran bantuan.

"Di setiap bencana kami selalu hadir sesuai dengan program yang kami miliki dan bekerja sama dengan lembaga lain. Kami di bawah koordinasi BNPB. Kami juga bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam penyediaan data-data keluarga terdampak. Biasanya juga kami bekerja sama dengan perbankan dan dengan PT Pos dalam penyalurannya," pungkasnya.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com