Nasional . 13/10/2026, 19:18 WIB

Kaget Karhutla Tersisa 639 Hektare, Prabowo Langsung Siapkan 200 Pompa Air

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id – Presiden Prabowo Subianto mengaku sempat memperkirakan luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia masih mencapai puluhan hingga ratusan ribu hektare. Namun, laporan terbaru Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menunjukkan luas lahan yang masih terbakar dan dalam penanganan satuan tugas di enam provinsi tersisa 639,23 hektare.

Kondisi tersebut dikonfirmasi Prabowo kepada Suharyanto dalam agenda pada Selasa, 13 Oktober 2026. Presiden ingin memastikan bahwa angka yang disampaikan benar-benar menggambarkan luas kebakaran yang masih harus dipadamkan.

"Kepala BNPB, saya mau rekonfirmasi ya. Jadi kondisi sekarang, total di 6 provinsi yang masih, masih harus dipadamkan berarti masih, masih terbakar ya, adalah 639,23 hektar. Apa benar itu?," tanya Prabowo kepada Suharyanto, Selasa, 13 Oktober 2026.

"Betul Bapak Presiden," jawab Suharyanto.

Mendengar penjelasan tersebut, Prabowo mengungkapkan bahwa perkiraannya sebelumnya jauh lebih besar dibandingkan kondisi terkini di lapangan.

“Tadinya saya mengira masih ratusan ribu, masih puluhan ribu, ternyata sudah jauh ya," jelas Prabowo.

Prabowo Minta Kebutuhan 70 Ribu Polisi Hutan Ditindaklanjuti

Di tengah penanganan karhutla, Prabowo turut menyoroti pentingnya memperkuat pengawasan dan perlindungan kawasan hutan. Ia meminta agar rencana penambahan 70 ribu polisi hutan segera ditindaklanjuti.

Presiden juga membuka opsi pelatihan personel dengan melibatkan kepolisian maupun TNI untuk membantu pengamanan kawasan hutan.

"Karena itu, tolong sampaikan ke Menpan RB ya, kalau memang saya minta 70 ribu Polisi Hutan, itu karena ada maksud untuk menjaga hutan-hutan kita,” kata Prabowo.

Adapun enam provinsi yang menjadi fokus penanganan karhutla meliputi Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, dan Riau.

Meski luas lahan yang masih terbakar telah menurun, Suharyanto menjelaskan bahwa situasi di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan masih membutuhkan perhatian serius.

Kalimantan Tengah tercatat sebagai wilayah dengan luas kebakaran terbesar, mencapai 513,89 hektare. Titik api baru juga ditemukan di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, yang mencakup wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Seruyan.

Prabowo menegaskan bahwa penanganan kebakaran di kawasan tersebut harus menjadi perhatian khusus karena statusnya sebagai wilayah konservasi.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com