Politik . 13/10/2026, 21:47 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Warga yang setiap hari menghadapi paparan kabut asap membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan keprihatinan. Karena itu, Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VII, Riyono, meminta pejabat daerah dan aparat keamanan lebih peka terhadap kondisi masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.
Riyono mendesak pemerintah daerah bersama aparat terkait memperkuat sinergi dan mempercepat pemadaman api. Menurutnya, upaya penanganan harus berjalan seiring dengan pemberian bantuan kepada masyarakat yang menghadapi dampak kabut asap.
Sebagai bentuk kepedulian, Ketua DPP PKS Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan itu mengaku telah menyalurkan bantuan berupa tabung oksigen dan masker bagi warga di kedua provinsi tersebut.
“Saya sudah mencari jalan untuk membantu masyarakat di sana dengan tabung oksigen, dengan masker. Sejumlah bantuan dan logistik sudah saya kirimkan kepada masyarakat di Kalimantan Tengah ataupun juga Kalimantan Barat,” ujar Riyono, dikutip Selasa, 13 Oktober 2026.
Riyono mengingatkan kepala daerah dan jajaran aparat keamanan agar tidak mengabaikan kondisi sosial masyarakat saat menyikapi bencana karhutla. Ia menilai warga yang setiap hari terpapar asap membutuhkan tindakan konkret sekaligus komunikasi publik yang empatik.
Ia secara khusus meminta gubernur, bupati, kepolisian daerah (Polda), hingga jajaran Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) memperkuat koordinasi untuk memadamkan api.
“Tentu untuk para pejabat daerah, gubernur, bupati, ya Polda, teman-teman Pangdam di sana, sinergi dan kolaborasi untuk terus berupaya semaksimal mungkin memadamkan api. Jaga ya komentar, jaga perasaan masyarakat yang tiap hari mereka bertarung dengan asap,” tegasnya.
Selain mempercepat pemadaman, Riyono menekankan perlunya kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan agar penanganan karhutla berjalan lebih efektif.
Ia menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan warga harus menjadi perhatian utama dalam setiap langkah penanggulangan bencana. Menurutnya, upaya memadamkan kebakaran tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja.
“Oleh karena itu, mari kita berkolaborasi untuk segera memadamkan kebakaran ini. Dan tentu ini bukan tugas sendiri-sendiri, ini adalah tugas kita semuanya,” pungkas Riyono.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media