LAZ Terseret OTT KPK, Zulhas Tunjuk Menteri Perdagangan Pimpin PAN NTB
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan menunjuk Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Nusa Tenggara Barat (NTB).
fin.co.id – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan menunjuk Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Nusa Tenggara Barat (NTB). Budi dipercaya menggantikan Lalu Ahmad Zaini (LAZ), yang sebelumnya memimpin PAN NTB dan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Penunjukan tersebut berlangsung di Restoran Keker, Kecamatan Labulia, Kabupaten Lombok Tengah, Selasa, 13 Oktober 2026. Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas ini menjelaskan, pergantian kepemimpinan ini bertujuan menjaga keberlangsungan organisasi sekaligus mempercepat konsolidasi partai di wilayah NTB.
"Kami menunjuk Budi Santoso untuk segera melakukan konsolidasi internal dan mempercepat kerja-kerja partai di NTB," kata Zulhas di hadapan wartawan.
Dalam kesempatan itu, Zulhas turut menegaskan, komitmen PAN untuk terus mendukung program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat struktur dan mesin partai sebagai bagian dari persiapan menghadapi pemilu mendatang. PAN, kata Zulhas, menargetkan peningkatan perolehan suara agar dapat menembus posisi tiga besar.
Terkait penunjukan Budi Santoso, Zulhas menyampaikan keyakinannya bahwa koordinasi organisasi tetap bisa berjalan meskipun menteri tersebut berdomisili di Jakarta.
"Meski berdomisili di Jakarta, tapi dia tetap akan memantau kalian dari jauh," pungkasnya.
Selain meminta pengurus segera melakukan konsolidasi, Zulhas mengingatkan seluruh kader agar menjaga reputasi partai. Ia juga mendorong kader PAN untuk semakin aktif menjalin kedekatan dengan masyarakat serta memperjuangkan kepentingan rakyat.
Sementara itu, Budi Santoso menyatakan akan segera menggelar pertemuan dengan jajaran pengurus DPW PAN NTB dan seluruh anggota DPRD dari PAN.
Menurut Budi, langkah tersebut menjadi bagian awal dari upaya merapikan koordinasi internal, memperkuat struktur organisasi, serta membangun kembali citra PAN di NTB.
Baca Juga
"Saya tidak ada kepentingan apa pun. Ini murni untuk memperjuangkan PAN di NTB," tandasnya.
Budi menambahkan, pihaknya akan menyiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat dukungan masyarakat terhadap PAN di NTB. Ia menilai persiapan politik perlu dimulai sejak dini, tanpa harus menunggu mendekati waktu pemilu yang diperkirakan masih sekitar tiga tahun lagi.
Karena itu, konsolidasi kepengurusan dan penguatan struktur partai akan segera dilakukan agar seluruh kader dapat menjalankan agenda organisasi secara terkoordinasi.
Budi juga menyampaikan optimismenya bahwa PAN masih dapat menjadi wadah bagi masyarakat NTB untuk menyalurkan aspirasi dan memperjuangkan peningkatan kesejahteraan.
Eddy Gustan/Disway Lombok