Politik . 15/10/2026, 17:09 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Satyawan Pudyatmoko sebagai Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN). Prosesi pelantikan berlangsung di Istana Negara pada Kamis, 15 Oktober 2026.
Dalam upacara tersebut, Satyawan mengucapkan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Prabowo.
"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab," demikian bunyi sumpah jabatan tersebut dibaca oleh Prabowo dan diikuti oleh pejabat yang dilantik.
Pelantikan itu turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Profil Satyawan Pudyatmoko, Akademisi di Bidang Kehutanan
Satyawan Pudyatmoko dikenal sebagai akademisi dan pejabat yang memiliki pengalaman di bidang kehutanan. Bidang keahliannya mencakup konservasi satwa liar, pengelolaan ekosistem, serta upaya pemulihan lahan gambut dan rehabilitasi mangrove.
Lahir di Boyolali, Jawa Tengah, pada 9 Agustus 1971, Satyawan merupakan Guru Besar Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Pendidikan sarjananya ditempuh di Fakultas Kehutanan UGM dan diselesaikan pada 1995. Ia kemudian melanjutkan studi magister dan doktoral di Georg-August-Universität Göttingen, Jerman.
Pernah Menjabat Dekan Fakultas Kehutanan UGM
Satyawan memulai karier akademiknya sebagai staf pengajar Fakultas Kehutanan UGM pada 1995. Selama berkiprah di lingkungan kampus, ia mengemban berbagai tanggung jawab struktural.
Sejumlah posisi yang pernah dijabatnya antara lain Kepala Laboratorium Satwa Liar, Ketua Jurusan Konservasi Sumber Daya Hutan, dan Wakil Dekan. Ia juga pernah menjabat Dekan Fakultas Kehutanan UGM pada periode 2012–2016.
Pada 25 Februari 2020, Satyawan dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang ilmu pengelolaan satwa liar. Penelitiannya antara lain berfokus pada ekologi satwa liar dan konservasi habitat, termasuk kajian mengenai banteng di Taman Nasional Baluran, Jawa Timur.
Berpengalaman dalam Restorasi Gambut dan Mangrove
Pengalaman Satyawan di bidang kehutanan kemudian membawanya ke lingkungan pemerintahan. Pada 2021–2023, ia dipercaya menjadi Deputi Bidang Perencanaan dan Evaluasi Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM).
Dalam jabatan tersebut, ia terlibat dalam perencanaan serta evaluasi program pemulihan ekosistem gambut dan rehabilitasi mangrove.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media