Hukum dan Kriminal

Kapolri Suyudi Ziarah ke Makam Gus Dur, Perkuat Hubungan dengan Ulama

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyambangi Ponpes Tebuireng dan berziarah ke makam Presiden ke-4 RI, Kiai Haji Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Kapolri Suyudi Ziarah ke Makam Gus Dur, Perkuat Hubungan dengan Ulama
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng dan berziarah ke makam Presiden ke-4 Republik Indonesia (RI), Kiai Haji Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu, 17 Oktober 2026. Foto: Antara/Humas Polri

fin.co.id – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng dan berziarah ke makam Presiden ke-4 Republik Indonesia (RI), Kiai Haji Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada Gus Dur yang dinilai memiliki jasa bagi kemajuan bangsa sekaligus upaya mempererat hubungan antara Polri dan kalangan ulama.

Suyudi mengatakan, kunjungan ke makam itu merupakan bentuk penghargaan Suyudi kepada Gus Dur selaku tokoh bangsa yang telah memberikan jasanya kepada kemajuan negara.

"Silaturahmi ke Ponpes Tebuireng dan ziarah ke makam Gus Dur juga menjadi momentum untuk terus memperkuat hubungan antara Polri dengan para ulama, tokoh agama, serta lingkungan pesantren," kata Suyudi dikutip dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 12.15 WIB saat Suyudi tiba di Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng. Kedatangannya disambut langsung oleh pengasuh ponpes, Kiai Haji Abdul Hakim Mahfudz.

Sebelum menuju kompleks pemakaman, Kapolri terlebih dahulu menunaikan Salat Dhuhur di masjid pondok. Setelah itu, ia bersama rombongan melanjutkan kegiatan dengan berziarah ke makam K.H. Abdurrahman Wahid.

Di lokasi pemakaman, Suyudi dan rombongan memanjatkan doa serta menaburkan bunga sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh yang akrab disapa Gus Dur tersebut.

Setelah prosesi ziarah selesai, Kapolri melanjutkan silaturahmi melalui dialog bersama sejumlah ulama dan pengurus pesantren. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat.

Polri berharap kegiatan tersebut dapat mencerminkan hubungan harmonis antara aparat keamanan dan ulama. Sinergi kedua pihak dinilai penting untuk menjaga kerukunan serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

"Polri berkomitmen membangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk para ulama dan kalangan pesantren, dalam menjaga kebersamaan, toleransi, serta keutuhan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," tutupnya.

Berita Terkait