Internasional . 18/10/2026, 05:58 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Kebakaran hebat melanda sebuah resor wisata di Distrik Cox’s Bazar, Bangladesh, pada Sabtu pagi. Sedikitnya 10 orang dilaporkan tewas dan sembilan lainnya terluka setelah api menghanguskan bangunan resor tiga lantai yang sebagian besar terbuat dari bambu dan kayu.
Mengutip Times of India, kebakaran terjadi sekitar pukul 06.30 waktu setempat di TUPTUP Resto and Resort, kawasan Inani, dekat Pantai Patuartek di sepanjang Marine Drive. Hingga laporan tersebut disampaikan, penyebab kebakaran belum diketahui.
Besarnya kobaran api membuat seluruh bangunan resor hangus terbakar. Petugas masih melakukan penanganan korban, termasuk proses identifikasi jenazah sebelum diserahkan kepada keluarga.
Wakil Asisten Direktur Dinas Pemadam Kebakaran Cox’s Bazar, Syed Muhammad Morshed Hossain, mengatakan api telah menghanguskan seluruh struktur bangunan resor tersebut.
Sementara itu, Komisaris Distrik Cox’s Bazar, A Mannan, mengatakan enam jenazah telah ditemukan dalam proses penanganan awal. Petugas berencana mengambil sampel DNA untuk memastikan identitas korban sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga masing-masing.
Jumlah korban meninggal dalam laporan tersebut mencapai sedikitnya 10 orang. Proses identifikasi menjadi salah satu langkah penting dalam penanganan tragedi kebakaran tersebut.
Para korban luka dilarikan ke Rumah Sakit Sadar Cox’s Bazar untuk mendapatkan perawatan medis.
Petugas medis residen rumah sakit, Sabuktagin Mahmud Sohel, mengatakan lima korban mengalami luka bakar yang mencakup sekitar 5 persen dari luas tubuh mereka. Kelima pasien tersebut telah dirawat di rumah sakit.
"Satu orang lainnya mengalami cedera akibat terjatuh dan diperbolehkan pulang setelah mendapatkan pertolongan pertama. Kelima pasien luka bakar telah dirawat di rumah sakit," kata Sohel.
Laporan awal menyebutkan sekitar 30 orang berada di resor ketika kebakaran terjadi. Namun, hanya empat hingga lima orang yang dilaporkan berhasil menyelamatkan diri dari kobaran api.
Sementara itu, keberadaan dan kondisi orang-orang lainnya belum diketahui secara jelas dalam laporan tersebut.
Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai penyebab kebakaran maupun perkembangan penyelidikan. Insiden ini menjadi perhatian karena api melalap habis bangunan resor yang didominasi material bambu dan kayu. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media