Viral . 18/10/2026, 09:03 WIB

Vicky Prasetyo Labrak Artis dan Influencer yang Diam soal Karhutla: Giliran Pamer Gaya Hidup Jari Kalian Paling Lincah

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Vicky Prasetyo melontarkan kritik keras terhadap selebritas dan influencer yang dinilai belum memanfaatkan pengaruh mereka di media sosial untuk menyuarakan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Vicky mengingatkan bahwa kondisi lingkungan sedang memprihatinkan. Ia mempertanyakan sikap para figur publik yang memiliki jutaan pengikut, tetapi dinilai kurang bersuara ketika bencana lingkungan terjadi.

"Teman-teman artis, influencer, akun-akun media centang biru dan jutaan pengikut di media sosial. Giliran tren joget viral, isu selingkuh artis, atau pamer gaya hidup mewah, jari kalian paling lincah bikin konten," ucap Vicky Prasetyo melalui akun Instagram pribadinya dilihat pada Sabtu, 17 Oktober 2026.

"Tapi giliran hutan dibakar hidup-hidup, sampai langitnya menguning. Kenapa bibir kalian mendandak kelu dan akun kalian bisu?" sambungnya.

Vicky kemudian menyoroti dampak buruk asap karhutla terhadap kesehatan masyarakat. Menurutnya, anak-anak dan lanjut usia termasuk kelompok yang rentan ketika kualitas udara memburuk akibat kebakaran hutan dan lahan.

Ia menggambarkan kondisi warga yang harus menghadapi ancaman gangguan pernapasan, bahkan ketika berada di dalam rumah sendiri.

"Buka mata kalian. Di sana bayi-bayi dan lansiang sedang bertarung nyawa. Tenggorokannya terbakar dan paru-parunya diracuni meski bernapas di rumah sendiri," ungkapnya.

Tak hanya berdampak terhadap manusia, Vicky juga menyinggung nasib hutan dan satwa liar yang terancam akibat kebakaran. Ia menyampaikan kritik terhadap kerusakan lingkungan yang menurutnya tidak mendapat perhatian sebanding dengan berbagai isu viral di media sosial.

"Hutan kita hangus di jarah korporasi. Satwa mati terpanggang, tidak ada area aman untuk mereka berlari. Dan kalian cuma duduk manis nonton dari balik layar smartphone," tutur Vicky Prasetyo.

Vicky menegaskan bahwa selebritas dan influencer dengan jumlah pengikut besar mempunyai kekuatan untuk membentuk opini publik. Karena itu, ia meminta mereka tidak hanya menggunakan popularitas untuk mengejar jumlah penonton dan tawaran kerja sama komersial.

Menurut Vicky, unggahan di media sosial juga bisa dimanfaatkan untuk mendorong perhatian masyarakat serta menekan para pengambil kebijakan agar lebih serius menangani persoalan lingkungan.

"Kalian itu bukan sekedar penonton biasa. Kalian itu rumah algoritma. Satu unggahan kalian bisa mengirim opini publik. Satu suara kalian bisa menekan pengambil kebijakan. Jangan cuma memanfaatkan rakyat buat panen viewers dan endorsement. Tapi giliran rakyat kecil sekarang, kekurangan oksigen," sentil Vicky Prasetyo.

Pada akhir pernyataannya, Vicky kembali mempertanyakan keberanian para figur publik untuk menyampaikan kritik terhadap persoalan karhutla. Ia meminta mereka menggunakan pengaruh yang dimiliki untuk membantu menyuarakan penyelamatan hutan.

"Kalian pura-pura netral demi menjaga citra. Nyali kalian di mana? (1:14) Pakai pengaruh itu untuk bersuara selamatkan hutan. Atau akui saja, kalau jutaan followers kalian cuma dipakai untuk menjilat para penguasa," tutupnya.

Kritik tersebut menjadi sorotan terhadap peran selebritas dan influencer dalam mengangkat isu lingkungan. Dengan jangkauan media sosial yang luas, figur publik dinilai memiliki kesempatan untuk membantu meningkatkan perhatian masyarakat terhadap dampak karhutla. *

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com