WU Hub Gelar Investment Day, Dorong Startup Mahasiswa Tembus Pasar Global
Pengembangan bisnis rintisan atau startup di kalangan mahasiswa terus mendapat ruang melalui berbagai program inkubasi dan pendampingan.
fin.co.id – Pengembangan bisnis rintisan atau startup di kalangan mahasiswa terus mendapat ruang melalui berbagai program inkubasi dan pendampingan. Salah satunya dilakukan WU Hub Coworking Space melalui penyelenggaraan Investment Day Futurepreneur Lab 2026 di Hotel Harris Suites, fX Sudirman, Jakarta.
Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian Futurepreneur Lab 2026 yang mempertemukan sejumlah startup mahasiswa terpilih dari berbagai perguruan tinggi dengan investor, mitra strategis, media, serta masyarakat umum.
Dalam agenda ini, para peserta memperoleh kesempatan untuk mempresentasikan inovasi dan model bisnis yang dikembangkan. Mereka juga dapat memperkenalkan potensi usaha sekaligus menjajaki peluang kerja sama dan pendanaan untuk memperluas pengembangan startup.
Futurepreneur Lab 2026 sendiri merupakan program inkubasi yang digagas WU Hub untuk membantu mahasiswa mempersiapkan bisnis rintisan agar lebih matang dan memiliki daya saing.
Investor sekaligus Founder WU Hub, Charles Lee, menilai Indonesia mempunyai modal sumber daya manusia dan potensi inovasi yang besar untuk melahirkan perusahaan rintisan berorientasi global.
"Saya percaya Indonesia memiliki talenta dan potensi untuk melahirkan bisnis yang mampu bersaing di tingkat global. Bagi kami, visi Futurepreneur Lab selain melahirkan startup bernilai tinggi, tetapi membangun generasi entrepreneur yang mampu menciptakan solusi nyata, mengembangkan bisnis berkelanjutan, dan membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia," kata Charles Lee di Jakarta, Sabtu, 7 November 2026.
Charles menjelaskan, membangun startup tidak cukup hanya dengan menghadirkan produk atau teknologi baru. Para pendiri perusahaan rintisan juga harus memahami kebutuhan pasar dan mampu menguji kelayakan gagasan bisnis yang mereka tawarkan.
Karena itu, founder membutuhkan kesempatan untuk menguji berbagai asumsi, memperoleh masukan dari pihak lain, serta melakukan penyempurnaan terhadap produk maupun strategi usaha berdasarkan respons pasar.
Proses tersebut menjadi bagian penting dalam membangun bisnis yang tidak hanya menarik dari sisi inovasi, tetapi juga mempunyai prospek keberlanjutan dan kemampuan berkembang dalam jangka panjang.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap peserta, Investment Day Futurepreneur Lab 2026 turut memberikan penghargaan kepada tiga startup yang menunjukkan performa terbaik sepanjang mengikuti program inkubasi.
Selain penghargaan tersebut, satu startup lainnya memperoleh apresiasi atas dukungan terbaik yang berhasil dikumpulkan melalui platform Katalyst.
Penyelenggaraan Investment Day diharapkan dapat memperluas hubungan antara startup mahasiswa dengan ekosistem investasi dan industri. Melalui pertemuan tersebut, para founder berkesempatan memperoleh perspektif baru, membangun jejaring bisnis, serta menjajaki peluang pengembangan usaha.
Meski demikian, potensi pendanaan yang muncul dalam kegiatan ini tetap memerlukan proses penilaian dan pertimbangan bisnis dari masing-masing investor sebelum terwujud menjadi kesepakatan investasi.
Dimas Rafi/Disway