Sejarah Indonesia Ditulis Ulang, Libatkan 100 Sejarawan dan Target Rampung Agustus 2025
Pemerintah tengah melakukan pembaruan besar-besaran terhadap buku sejarah Indonesia.
Pemerintah tengah melakukan pembaruan besar-besaran terhadap buku sejarah Indonesia.
Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon tidak yakin adanya pemerkosaan massal pada kerusuhan Mei 1998.
Para aktivis tersebut membentuk aliansi 98 yang terdiri dari Pena 98, Barikade 98, Gerak 98, dan KA KBUI 98.
Menbud Fadli Zon memastikan proyek penulisan ulang sejarah nasional Indonesia terus berjalan meskipun mendapatkan penolakan dan kritik dari sejumlah pihak, termasuk Fraksi PDIP di DPR.
Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menegaskan, kasus pemerkosaan yang terjadi saat tragedi kerusuhan 1998 tidak dihapus dalam catatan sejarah Indonesia.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI sekaligus Politikus PDIP Aria Bima mengapresiasi keputusan Menbud Fadli Zon yang menetapkan 17 Oktober sebagai hari kebudayaan.
Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Menbud Fadli Zon menjelaskan soal penetapan 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional
Ketua Komnas HAM, Anisa Hidayah, dengan tegas menolak pernyataan Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon yang menyebutkan bahwa tragedi Mei 1998 hampir tidak masuk dalam rencana penulisan ulang sejarah yang digagas oleh Kementerian Kebudayaan.
Fadli Zon menjelaskan dari 49 nama itu, sebanyak 24 nama di antaranya merupakan nama-nama yang masuk daftar prioritas.
Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon mengungkapkan, jumlah usulan calon pahlawan nasional tahun 2025 bertambah menjadi 49 nama.
Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) Fadli Zon menegaskan bahwa mantan Presiden Soeharto tidak pernah terbukti melakukan pelanggaran berat atau kejahatan kemanusiaan.
Sampai kapan bangsa ini kalau selalu melihat kekurangan daripada tokoh-tokohnya? Lihat, dong, ada kelebihan-kelebihannya
Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia resmi meluncurkan buku monumental bertajuk “Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global” pada Minggu, 14 Desember 2025.
Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta memutuskan tidak menerima gugatan yang diajukan terhadap Menteri Kebudayaan Fadli Zon terkait polemik pernyataannya mengenai dugaan pemerkosaan massal pada 1998.