Sebelum Jadi Kades Kohod, Arsin Pernah Jadi Bank Keliling dan Buruh Tambak
Setelah menjadi bank keliling, Arsin lalu menjadi pegawai desa dan juga sebagai makelar tanah. Hingga sekarang akhirnya menjadi Kepala Desa Kohod.
Setelah menjadi bank keliling, Arsin lalu menjadi pegawai desa dan juga sebagai makelar tanah. Hingga sekarang akhirnya menjadi Kepala Desa Kohod.
Kades Kohod Arsin jadi terlapor dalam kasus pagar laut. Modus penggunaan surat palsu untuk pengukuran tanah di Kabupaten Tangerang tengah diusut polisi
Ratusan warga Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, yang tergabung dalam Laskar Jiban menyerukan penangkapan terhadap Kepala Desa Kohod Arsin bin Asip.
Saat penyidik akan melakukan penggeledahan ada dua orang yang menjaga kantor Desa Kohod. Ketegangan nyaris terjadi saat petugas ditanyai maksud kedatangannya
Kepala Desa Kohod, Arsin disebut-sebut tidak hanya memiliki mobil mewah tapi juga kerap mengoleksi Motor RX-King
Arsin menyampaikan bahwa dirinya adalah korban dari perbuatan yang dilakukan oleh pihak lain.
Kepala Desa Kohod Arsin membantah menjadi aktor utama dalam kasus pagar laut Tangerang yang kini menyita perhatian publik terkait penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB)
pemenuhan dua panggilan dari tim Bareskrim Polri tersebut dilakukan sejak pemanggilan pertama yakni pada tanggal 6 dan 13 Februari 2025 lalu.
Ketua Riset dan Advokasi Publik LBHAP PP Muhammadiyah, Gufroni menduga, uang yang diterima Kepala Desa (Kades) Kohod,
Kepala Desa (Kades) Kohod Arsin memenuhi panggilan Direktorat Tindak Pindana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri.
Kejaksaan Agung memiliki waktu tujuh hari untuk meneliti dan menentukan sikap terhadap berkas tersebut