Miris! Dugaan KERACUNAN MENU MBG Terjadi di Cianjur, Siak, dan Tomohon
Dugaan keracunan massal setelah mengonsumsi menu MBG Kembali terjadi. Bahkan, kali ini dugaan keracunan terjadi di tiga lokasi berbeda.
Dugaan keracunan massal setelah mengonsumsi menu MBG Kembali terjadi. Bahkan, kali ini dugaan keracunan terjadi di tiga lokasi berbeda.
Pemkab Cianjur menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan yang menimpa puluhan siswa dari dua sekolah di Cianjur usai menyantap MBG
Polisi masih menunggu hasil uji laboratorium lain untuk sampel makanan dan muntahan guna memastikan penyebab keracunan massal setelah menyantap MBG.
Lansia mengikuti posyandu lansia di balai dukuh Dusun Sidorejo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim sudah menerima hasil Labkesda Kota Bogor dari pemeriksaan sisa makanan kejadian dugaan keracunan massal yang menimpa siswa penerima program MBG.
Dapur tersebut memasak dalam jumlah besar sehingga menimbulkan kendala teknis.
Sebanyak 220 pelajar di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, kembali harus mendapat perawatan medis setelah mengalami gejala mual dan muntah
Posko penanganan kasus keracunan massal program MBG di GOR Kecamatan Cipongkor, KBB, melaporkan adanya gejala baru berupa keracunan berulang pada sejumlah pasien.
Suasana haru mewarnai kantor Badan Gizi Nasional (BGN) pada Jumat, 26 September 2025.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis mendesak Presiden Prabowo Subianto segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala BGN, Dadan Hindayana mengtakan, kasus keracunan massal yang terjadi dalam program MBG disebabkan oleh kelalaian sejumlah SPPG dalam menjalankan prosedur standar operasional (SOP) yang telah ditetapkan.
Seorang siswi kelas XII SMKN 1 Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, bernama Bunga Rahmawati, meninggal dunia, Selasa, 30 September 2025.
Kasus keracunanmassal yang berulang dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlahdaerahkembali menuai perhatian dari kalangan akademisi.
BGN memutuskan untuk menghentikan sementara operasional dua SPPG di wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menyusul terjadinya insiden keracunan massal yang menimpa ratusan siswa penerima program MBG.
Dari 70 siswa, 22 siswa dirawat di RSUD Loekmono Hadi, 17 siswa di Rumah Sakit Satkes, 10 siswa RS Mardirahayu, 10 siswa di RSI, 11 siswa di RS Kumala Siwi
Puluhan pelajar itu berdatangan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Ripin, Sengeti setelah menyantap menu MBG di sekolah mereka.
Meski SOP secara ketat telah ditetapkan pada setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), namun peristiwa keracunan massal masih juga terjadi.
Fakta ini terungkap dari hasil laboratorium yang dilakukan pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh laboratorium Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jateng.
Dugaan keracunan massal yang menimpa sejumlah siswa sekolah dasar di Kabupaten Muaro Jambi mulai menemui kejelasan.
Hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan dan spesimen klinis dalam kasus dugaan keracunan massal di salah satu sekolah dasar di Muaro Jambi mengindikasikan adanya bakteri patogen sebagai penyebab utama.
Dilaporkan 43 korban keracunan tersebut adalah siswa Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta seorang guru.