Kompolnas Apresiasi Polri Periksa Oknum Polisi Intimidasi Band Sukatani
Band Sukatani viral berkat lagu berjudul 'Bayar Bayar Bayar'
Band Sukatani viral berkat lagu berjudul 'Bayar Bayar Bayar'
Komisioner Kompolnas, Chairul Anam menyampaikan, pihaknya terus memantau perkembangan penyelidikan terkait kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berinisial ADP (39).
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) hadir di Polda Metro Jaya, dalam agenda gelar evaluasi akhir terkait kasus meninggalnya diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Senin, 28 Juli 2025.
Kompolnas sebut hasil autopsi jenazah diplomat Kemenlu RI, ADP, sudah ungkap penyebab kematian. Polda Metro Jaya akan umumkan secara resmi
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) tewasnya Diplomat Kemenlu, ADP telah sampai pada titik terang
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menegaskan akan mengawal penuh proses hukum terkait meninggalnya pengemudi ojek online (ojol) yang terlindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob.
Kompolnas menegaskan akan mengawal secara langsung jalannya sidang KKEP yang menyidangkan dua personel Brimob atas dugaan pelanggaran etik berat dalam kasus tewasnya pengemudi ojol, Affan Kurniawan.
Perlu dilakukan pengecekan ulang instrumen kepolisian yang sudah tidak sesuai dengan perkembangan zaman
Komisi Reformasi Kepolisian terus menggeber kerja-kerja perombakan institusi Polri, pada Rabu 19 November 2025, lembaga tersebut menggelar rapat dengar pendapat (RDP) umum bersama berbagai elemen masyarakat di STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan.
Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Yusuf Warsyim, merespons kritik publik terhadap kinerja Polri dalam menangani perkara dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Polda NTB tunjuk AKBP Catur Erwin Setiawan gantikan AKBP Didik yang terseret narkoba. Namun, rekam jejak masa lalu sang Plh kini jadi sorotan tajam Kompolnas
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menaruh perhatian besar terhadap proses hukum yang melibatkan AKBP Didik Putra Kuncoro.
Seorang pemuda bernama Bertrand Eka Prasteyo (19) meninggal dunia setelah terkena tembakan yang diduga berasal dari senjata api milik anggota polisi