Waduh! Kualitas Udara Jakarta Masuk 3 Terburuk Dunia, AQI Capai 158
Kualitas udara Jakarta masuk tiga terburuk dunia dengan AQI 158 dan PM2,5 mencapai 65,3 mikrogram per meter kubik.
Kualitas udara Jakarta masuk tiga terburuk dunia dengan AQI 158 dan PM2,5 mencapai 65,3 mikrogram per meter kubik.
Jakarta masuk 4 besar kota dengan udara terburuk dunia. AQI mencapai 169, sementara Pemprov DKI siapkan langkah hadapi polusi.
Kualitas udara Jakarta masuk peringkat keenam terburuk dunia dengan AQI 156. Pemprov DKI menyiapkan strategi transportasi dan pengelolaan sampah.
Kepala DLH DKI Jakarta Dudi Gardesi mengatakan, pemantauan kualitas udara menjadi dasar dalam penyampaian peringatan kepada warga serta penyesuaian langkah mitigasi.
Pemprov DKI Jakarta bersama Breathe Cities meluncurkan laporan bertajuk “Kawasan Rendah Emisi Terpadu Jakarta: Dari Ambisi Menuju Aksi”
Kualitas udara Jakarta masuk kategori tidak sehat dengan PM2,5 mencapai 11,9 kali di atas panduan tahunan WHO.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melakukan penanaman 163 pohon di kawasan industri Cakung, Jakarta Timur, Selasa, 27 Mei 2025.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum dapat menjalankan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk membantu mengurangi polusi udara di Ibu Kota.
Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari luar daerah, termasuk Pulau Kalimantan, secara meteorologis berpotensi mencapai wilayah DKI Jakarta. Namun, kemungkinan tersebut perlu dibuktikan melalui data pergerakan angin dan analisis atmosfer yang akurat.
Sebaran asap karhutla di Jakarta berkurang sejak 16 Oktober. Pemprov DKI mengimbau warga memantau kualitas udara dan menjaga kesehatan.
BMKG mendeteksi sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Kalimantan dan Sumatera telah mencapai DKI Jakarta, Banten, serta sebagian wilayah Jawa Barat.
Pemprov DKI Jakarta menyiagakan puluhan rumah sakit dan ratusan fasilitas puskesmas untuk menangani warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat memburuknya kondisi udara di Ibu Kota.