Muktamar NU ke-35 Tinggal Hitungan Hari, Persiapan Sudah Tembus 85 Persen
Persiapan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, kini telah mencapai lebih dari 85 persen.
Persiapan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, kini telah mencapai lebih dari 85 persen.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Sarmuji, mengimbau seluruh warga Nahdlatul Ulama (NU) untuk benar-benar mendalami Qanun Asasi.
Wakil Presiden ke-13 RI sekaligus Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma'ruf Amin melakukan ziarah ke makam pendiri NU KH Hasyim Asy'ari di kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.
Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menyepakati aturan baru terkait rangkap jabatan bagi Rais Aam dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031 akhirnya diputuskan. Muktamar Ke-35 NU menetapkan Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) sebagai mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU.
AHWA Muktamar Ke-35 NU resmi menetapkan Kiai Haji Miftahul Akhyar sebagai Rais Am PBNU 2026-2031 melalui musyawarah mufakat di Jombang. Simak detailnya!
Hasil Sidang Pleno V Muktamar Ke-35 NU menetapkan lima nama bakal calon Ketum PBNU 2026–2031 yang mengantongi suara terbanyak untuk diserahkan ke AHWA.
Rais Aam terpilih KH Miftachul Akhyar menyetujui lima calon Ketua Umum PBNU 2026–2031. Musyawarah penentuan digelar di Tambakberas.
AHWA menetapkan KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) sebagai Ketum PBNU 2026–2031 secara mufakat pada Muktamar Ke-35 NU di Jombang.