PJJ Kembali Berlaku, Guru Ubah Strategi agar Siswa Tak Bosan
Sejumlah sekolah kembali menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menyusul kondisi abu vulkanik yang dilaporkan menyebar hingga ke wilayah Jakarta.
Sejumlah sekolah kembali menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menyusul kondisi abu vulkanik yang dilaporkan menyebar hingga ke wilayah Jakarta.
Lapangan SDN 01 Kalibaru dicat ulang sebagai bagian trauma healing pascakecelakaan mobil pengantar MBG yang melukai siswa dan guru.
Kota Jakarta dan sekitarny diguyur cuaca ekstrem. Hujan lebat dalam beberapa hari tekahir menyebabkan genangan air terjadi di sejumlah titik. Menyikapi kondisi ini, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE).
Selain memperpanjang imbauan PJJ dan WFH, dia mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih terus melakukan operasi modifikasi cuaca
Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan strategi besar penghematan energi di berbagai sektor publik sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto.
Beredar luas di media sosial kabar yang menyebut siswa yang menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) diwajibkan datang ke sekolah untuk mengambil Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi tengah menerapkan penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ)bagi mahasiswa yang sudah memasuki semester lima ke atas.
Sekolah di Jakarta boleh menerapkan PJJ pada 18 Agustus 2026. Simak aturan PJJ dan WFH ASN Disdik DKI.
Erupsi Gunung Anak Krakatau membuat Mendikdasmen meminta sekolah terdampak berat menerapkan PJJ dan memperketat protokol kesehatan.
Guna meminimalkan bahaya debu erupsi Gunung AnakKrakatau terhadap kesehatan siswa, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menambah masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) hingga Selasa, 8 September 2026.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan mengakhiri kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi para siswa setelah kondisi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di wilayah ibu kota dinyatakan aman.
Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bekasi menyiapkan skema pemindahan ratusan santriwati apabila pondok pesantren di Kecamatan Bekasi Selatan ditutup menyusul dugaan pelecehan seksual terhadap lebih dari 10 santriwati.