Banjir Rendam Kebon Pala, Sekolah Beralih Fungsi Jadi Lokasi Pengungsian
Bangunan sekolah yang biasanya digunakan sebagai sarana belajar mengajar kini berubah fungsi menjadi tempat perlindungan sementara bagi ratusan warga terdampak banjir.
Bangunan sekolah yang biasanya digunakan sebagai sarana belajar mengajar kini berubah fungsi menjadi tempat perlindungan sementara bagi ratusan warga terdampak banjir.
Presiden Prabowo Subianto hadir untuk melihat secara langsung kondisi warga yang terdampak banjir dan kini tinggal di tenda-tenda darurat.
Pos pengungsian ini menampung 171 anak, sedangkan total keluarga berjumlah 481 KK atau 1.973 jiwa.
Di posko pengungsi Gampong Pante Baro, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, seorang ibu pengungsi tak kuasa menahan tangis saat dihampiri Presiden Prabowo
Kemensos mendirikan Kamp Pengungsian di kawasan Tanah Merah, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, sebagai tempat tinggal sementara bagi warga yang terdampak bencana.
Di posko pengungsi, Presiden mendatangi dapur umum, yang juru masaknya sebagian besar merupakan prajurit TNI, dibantu oleh ibu-ibu pengungsi
Tangisan Warga Pecah Saat Prabowo Datangi Posko Pengungsian Palembayan.
Beberapa dari mereka terpaksa kehilangan tempat tinggal sepenuhnya, sementara tak sedikit pula yang rumahnya rusak parah atau bahkan terbenam lumpur
Menkes Budi Gunadi Sadikin peringatkan bahaya campak di pengungsian Aceh. Daya tularnya lebih ngeri dari Super Flu dan mematikan bagi anak-anak!
Petugas gabungan bersama relawan masih berjibaku mengevakuasi warga yang terjebak di kawasan permukiman dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter.
Intensitas hujan tinggi dengan durasi panjang sejak Sabtu (7/3/2026) malam hingga Minggu (8/3/2026) pagi memicu banjir luas di wilayah Kabupaten Tangerang.
Pemerintah menyiapkan Lapangan Jusuf Hamka di Jalan Benyamin Suaeb, Kemayoran, Jakarta Pusat, sebagai lokasi pengungsian sementara bagi warga terdampak kebakaran di kawasan Kebon Kosong.
Kebakaran hebat melanda Kampung Adat Sade, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebanyak 120 rumah adat dilaporkan terbakar dalam peristiwa yang terjadi pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026.