Siap Tunjukkan Ijazah Asli dari SD Hingga Kuliah, Jokowi Beri Syarat Ini
Polemik mengenai dugaan keaslian ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, kembali menjadi sorotan publik.
Polemik mengenai dugaan keaslian ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, kembali menjadi sorotan publik.
Pakar Telematika Roy Suryo angkat bicara terkait langkah Rismon Sianipar yang mengajukan penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice (RJ) dalam polemik dugaan ijazah palsu mantan Presiden Jokowi.
Dokter Tifauzia Tyassuma atau yang dikenal sebagai Dokter Tifa menyatakan tidak lagi akan membahas polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di ruang publik.
Sigit menegaskan bahwa di tahun itu sudah jamak mahasiswa menggunakan font time new roman atau huruf yang hampir mirip dengannya.
Analis komunikasi politik Hendri Satrio, yang akrab disapa Hensa, menilai reaksi Jusuf Kalla terhadap serangan dari relawan pendukung Joko Widodo sebagai hal yang wajar.
Wakil Ketua Umum PSI Ronald A Sinaga, yang dikenal dengan sapaan Bro Ron, menilai polemik mengenai ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berpotensi melukai perasaan warga Indonesia yang menempuh pendidikan tinggi di luar negeri.
Gibran tidak mungkin menyelesaikan pendidikan sarjana tanpa memiliki sertifikat A Level atau Advanced Diploma yang disebutnya setara dengan lulusan SMA di Indonesia.
PKS siap menjembatani aspirasi masyarakat sipil ke DPR untuk mengkaji dan menindaklanjuti temuan MK terkait polemik Ijazah Gate.
Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat ditemui di kediamannya di Sumber, Solo, Jawa Tengah, Jumat, 16 Oktober 2026. Menurut dia, polemik ijazah tersebut kembali mencuat karena adanya pihak yang menunggangi persoalan itu.
Salah satu perhatian PKS adalah pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang menjadi bagian dari agenda Asta Cita pemerintah.