Megapolitan . 01/04/2025, 12:34 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku bersyukur ancaman banjir rob di pesisir utara Jakarta saat perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025 tidak terjadi, Senin 31 Maret 2025. Dia mengaku banjir itu bisa diatasi dengan ratusan pompa yang disiapkan.
"Prediksi rob yang terjadi pada tanggal 28, 29, tanggal 30, tanggal 31 kan tidak terjadi," kata Pramono dikutip, Selasa 1 April 2025.
Dia mengatakan, pihaknya sudah meninggikan tanggul di sejumlah titik yang rawan banjir rob. Namun, kata dia, untuk semua tanggal yang ada akan ditinggikan 2,5 mener untuk menangkal rob.
"Di tempat-tempat tertentu tanggulnya sudah kita tinggikan," ungkap Pramono.
Sementara lanjut Pramono, tanggul utama yang berada di wilayah Muara Angke, Jakarta Utara bakal ditinggikan 2,5 meter untuk menangkal banjir rob.
"Kita akan tinggikan terutama nanti di Muara Angke, tanggul utamanya kita buat 2,5 meter. Itu mudah-mudahan akan mengurangi banjir rob," ujarnya.
Selain tanggul yang ditinggikan, Pramono juga mengaktifkan 500 pompa untuk menangkal rob saat Lebaran atau Idul Fitri 1446 H.
"Karena memang kita mensiagakan yang masyarakat tidak tahu, boleh dicek lapangan, lebih dari 500 pompa," klaim Pramono.
Selain rob, Pramono juga akan menggeber proyek penanggulangan banjir yakni normalisasi Kali Ciliwung. Proyek normalisasi Kali Ciliwung tersebut akan segera dimulai setelah Hari Raya Idul Fitri.
"Setelah lebaran ini saya dan Bang Doel normalisasi ciliwung itu akan kita lanjutkan," ujar pokitikus PDIP tersebut.
Menurut Mas Pram sapaan akrabnya, normalisasi Kali Ciliwung berkontribusi cukup besar untuk mengurangi banjir di Jakarta. "Karena normalisasi Ciliwung itu 40 persen dari konstribusi banjir di Jakarta," katanya.
(Cahyono)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media