Megapolitan . 20/07/2025, 21:59 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id – Sekitar 50 ribu pengemudi ojek online (ojol), taksi online, dan kurir lintas platform siap menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Senin, 21 Juli 2025. Aksi bertajuk “217: Korban Aplikator Kepung Istana Presiden” ini digalang oleh Gabungan Aksi Roda Dua dan Empat (GARDA) Indonesia sebagai bentuk kekecewaan atas kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada para driver.
Ketua Umum GARDA Indonesia, Raden Igun Wicaksono, menyampaikan bahwa Aksi 217 merupakan bentuk akumulasi kekecewaan para pengemudi online terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Mereka menilai, hingga saat ini belum ada respons nyata terhadap tuntutan yang sudah lama disuarakan.
“Demo besar ini akan diikuti sekitar 50 ribu driver dari roda dua, roda empat, dan kurir online yang akan mengepung Istana dan melakukan offbid massal. Aksi ini juga akan melumpuhkan sebagian wilayah Jakarta,” ujar Igun, Minggu (20/7/2025).
Menurut Igun, pemerintah justru mengambil langkah yang kontra produktif dengan menaikkan tarif ojol hingga 15 persen tanpa mempertimbangkan kesejahteraan para pengemudi. “Kami bertanya-tanya, pemerintahan Prabowo ini berpihak kepada rakyat atau justru kepada pebisnis aplikator?” tegasnya.
Aksi ini akan melibatkan ribuan pengemudi online dari berbagai daerah dan lintas platform aplikasi. Mereka tergabung dalam aliansi nasional yang menyatukan aspirasi pengemudi online roda dua, roda empat, dan kurir barang/makanan.
Aksi 217 membawa lima tuntutan utama yang menjadi keresahan kolektif para driver online:
“Kami ingin semua driver kembali ke regulasi yang adil dan tidak merugikan,” tambah Igun.
Pihak GARDA Indonesia mengimbau masyarakat untuk bersiap dan menyesuaikan kebutuhan transportasi. Pasalnya, sebagian besar pengemudi ojol dan kurir online akan melakukan offbid atau mogok massal selama aksi berlangsung.
“Kami sarankan pengguna transportasi online bersiap mencari alternatif karena banyak driver tidak akan beroperasi,” ujar Igun.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media