Hukum dan Kriminal . 22/07/2025, 21:45 WIB

Kejagung Buru Riza Chalid Terkait Korupsi Minyak Mentah Pertamina

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

fin.co.id - Apa kabar terbaru kasus korupsi pengadaan minyak mentah Pertamina? Kejaksaan Agung (Kejagung) terus memburu Mohammad Riza Chalid, tersangka utama dalam kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah yang melibatkan PT Pertamina (Persero). Riza terakhir diketahui berada di Malaysia, namun keberadaannya masih belum bisa dipastikan secara rinci.

Siapa yang Memburu dan Mengapa?

Mohammad Riza Chalid, yang diketahui sebagai Beneficial Owner PT Orbit Terminal Merak, merupakan salah satu dari sembilan tersangka baru yang ditetapkan Kejagung dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina Subholding dan KKKS periode 2018-2023.

Kasus ini menjadi sorotan karena menyebabkan kerugian negara yang fantastis, yakni mencapai Rp285 triliun. Para tersangka diduga melakukan kolusi untuk memperkaya diri dengan memanfaatkan kelemahan dalam tata kelola distribusi minyak mentah dan produk kilang di lingkungan Pertamina.

Di Mana Keberadaan Riza Chalid?

Menurut Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, informasi terakhir yang diterima menyebutkan bahwa Riza Chalid berada di Malaysia. Namun, Kejagung tidak ingin gegabah dan akan melakukan pemanggilan resmi terlebih dahulu ke alamat terakhir Riza di kawasan Jenggala, Indonesia.

“Kita akan melakukan pemanggilan pertama dulu ke alamat yang terdata di kita, di daerah rumahnya, di daerah Jenggala ya,” ujar Anang pada Selasa, 22 Juli 2025.

Strategi Kejagung dan Koordinasi Internasional

Meski sudah memiliki informasi keberadaan Riza di luar negeri, Kejagung tetap berhati-hati. Mereka mengandalkan strategi internal dan akan berkoordinasi dengan negara-negara tetangga, termasuk Kementerian Luar Negeri, agar proses pengejaran ini tetap menghormati kedaulatan negara lain.

“Penyidik punya strategi sendiri yang tidak bisa kami ungkapkan semuanya. Kita akan berkoordinasi dengan negara-negara tetangga untuk mendeteksi betul keberadaan yang bersangkutan,” lanjut Anang.

Terakhir Terpantau Keluar Negeri Februari 2025

Plt. Dirjen Imigrasi Kemenkumham, Yuldi Yusman, menambahkan bahwa data imigrasi menunjukkan Riza Chalid terakhir kali meninggalkan Indonesia pada 6 Februari 2025 menuju Malaysia via Bandara Soekarno-Hatta. Hingga kini, belum ada data perlintasan kembali ke Tanah Air.

“Sampai saat ini belum masuk kembali ke wilayah Indonesia,” kata Yuldi.

Langkah Lanjutan Masih Disusun

Saat ini, penyidik masih menyusun jadwal pemanggilan resmi untuk Riza Chalid. Kejagung juga menegaskan bahwa mereka terus melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk lembaga internasional bila diperlukan.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com