Nasional . 23/07/2025, 18:39 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto secara resmi memperkenalkan logo dan tema peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Juli 2025. Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan bahwa tema besar yang diusung tahun ini adalah “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”
Prabowo menuturkan, pemilihan tema tersebut didasarkan pada keselarasan dengan visi nasional dan sebagai cerminan arah perjuangan bangsa. Menurut Prabowo, tema ini menegaskan pentingnya persatuan dalam keragaman sebagai fondasi kebangsaan.
"Ini adalah dorongan kita, hasrat kita. Keinginan nenek moyang kita, kita bangun persatuan dan kesatuan menjadi suatu kekuatan untuk menjaga kedaulatan dan kemakmuran bangsa Indonesia," kata Prabowo.
Prabowo juga menegaskan, Indonesia bercita-cita menjadi bangsa yang makmur dan berdaulat. Kesejahteraan rakyat, menurutnya, merupakan bagian tak terpisahkan dari kemerdekaan sejati.
"Kita ingin menjadi negara yang makmur. Kita tak ingin menjadi negara yang miskin, kita tak ingin memiliki saudara kita yang kelaparan karena itu kita tak ingin hanya berdaulat tetapi rakyat kita harus sejahtera," lanjutnya.
Dalam peluncuran tersebut, Prabowo juga menjelaskan bahwa bentuk visual peringatan HUT ke-80 RI mengandung makna kuat mengenai persatuan yang menjadi dasar kedaulatan. Hal itu, menurutnya, merupakan perwujudan dari tekad mencapai kesejahteraan rakyat dan Indonesia yang terus bergerak maju.
"Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, kemerdekaan ini merupakan warisan hasil darah keringat dan air mata, para pelopor dan pendiri bangsa, para pejuang kemerdekaan, seluruh rakyat Indonesia sudah berjuang dan bekerja tanpa lelah untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan," imbuhnya.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menyemarakkan peringatan kemerdekaan tahun ini dengan penuh semangat, kebahagiaan, dan rasa kebersamaan.
"Kita boleh berbeda, kita boleh bersaing tetapi kita bersaudara, kita anak bangsa Indonesia," pungkasnya.
(Anisha Aprilia)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media