Nasional . 30/07/2025, 11:42 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
"Kepada masyarakat pesisir di wilayah tersebut untuk tetap tenang dan menjauhi pantai," ucapnya.
Gempa yang terjadi pukul 06.24 WIB ini, menurut analisis BMKG, memiliki kedalaman pusat gempa sekitar 18 kilometer. Oleh karena itu, gempa tersebut dikategorikan sebagai gempa dangkal.
"Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng pada Palung Kurile-Kamchatka. Gempa bumi ini memiliki mekanisme naik (thrust fault)," kata Daryono.
Sementara itu, Pacific Tsunami Warning Center (PTWC) juga mencatat bahwa gempa ini berpotensi memicu tsunami di sejumlah wilayah lain seperti Rusia, Jepang, Alaska, Filipina, Hawaii, dan Guam.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media