Politik . 13/08/2025, 23:16 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
“Itulah sebabnya kepala daerah harus berpikir keras. Masyarakat sudah terbebani dengan biaya hidup, jadi jangan sampai kebijakan daerah justru memperparah,” tegasnya.
Polemik pajak di Pati menjadi pengingat bahwa kebijakan fiskal di daerah harus dirancang secara hati-hati. Menaikkan pajak tanpa memperhatikan daya beli masyarakat hanya akan memicu penolakan dan merusak citra pemerintah daerah.
Bahtra mengajak semua kepala daerah belajar dari kasus ini, dengan mengutamakan pendekatan kreatif, inovatif, dan kolaboratif demi meningkatkan PAD.
Beberapa strategi yang dapat dilakukan antara lain:
DPR berharap daerah mampu mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer pusat. Dengan menggali potensi lokal secara optimal, pemerintah daerah dapat menciptakan kemandirian fiskal dan memperkuat fondasi pembangunan.
“Kunci utamanya ada di kreativitas, kerja keras, dan keberanian kepala daerah untuk mengambil langkah inovatif,” tutup Bahtra. (ANTARA)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media