Nasional . 16/08/2025, 20:07 WIB

Buku Selangkah di Belakang Mbak Tutut Resmi Diluncurkan, Hadirkan Kisah Inspiratif Perjalanan Hidup

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Buku berjudul “Selangkah di Belakang Mbak Tutut” resmi diperkenalkan pada Jumat, 15 Agustus 2025, di kawasan Jakarta Selatan. Karya ini memuat kisah perjalanan hidup Siti Hardiyanti Hastuti Rukmana atau Mbak Tutut, putri sulung Presiden Soeharto, yang sejak 1980-an telah dikenal publik.

Selain posisinya sebagai bagian dari keluarga Cendana, Mbak Tutut juga meninggalkan jejak penting dalam bidang sosial, pembangunan, serta kepemimpinan di organisasi internasional.

Disusun dengan kontribusi pemikiran tokoh nasional, sahabat, keluarga, hingga rekan kerja, buku setebal 1.000 halaman ini disebut menjadi rekam jejak pengabdian sekaligus teladan seorang perempuan Indonesia.

"Buku ini dibuat selama 7 tahun. Kalau dipotong COVID-19, jadi 5 tahun," ujar Donna Sita Indria, penulis sekaligus editor buku tersebut. Ia menambahkan, meski panjang, kisah di dalamnya tetap menarik untuk dibaca tanpa rasa bosan.

Kisah yang ditampilkan tidak hanya merepresentasikan suara masa lalu, tetapi juga menjadi rujukan moral dan inspirasi bagi generasi berikutnya.

"Buku ini dapat menjadi teman dalam melihat berbagai dinamika kemajuan dan persoalan saat ini," kata Effendi Gazali.
Dalam buku ini, ditampilkan pula pencapaian strategis Mbak Tutut, mulai dari memimpin pembangunan jalan tol layang pertama di Indonesia dengan teknologi Sosrobahu, hingga memenangkan tender internasional untuk Metro Manila Skyway di Filipina dan jalan tol Ayer Hitam–Yong Peng Timur di Malaysia.

Tidak hanya di bidang infrastruktur, Mbak Tutut juga dikenal sebagai aktivis sosial yang aktif turun langsung membantu korban bencana, memimpin Persatuan Donor Darah Indonesia, serta menjabat Presiden FIODS selama tiga periode. Ia juga menggagas Kirab Remaja sebagai wadah pembinaan generasi muda dengan nilai-nilai Pancasila.

"Keteguhan beliau dalam menjaga etika keluarga sekaligus melayani masyarakat adalah teladan di tengah persoalan zaman ini," ujar Anthony Budiawan.

Bagi keluarga, buku ini menjadi sebuah penghormatan. "Tribute yang diberikan dari teman-teman dekatnya, dari keluarga, dari teman bisnis, dan juga para pekerja sosial. Jadi di tribute ya. Bagaimana mereka memandang ibu tutut di mata mereka," ungkap Danty Purnamasari, putri Mbak Tutut.

Ia menambahkan, kisah-kisah yang ditulis dalam buku ini membuatnya semakin bangga sebagai anak sekaligus memberikan inspirasi baru bagi banyak orang.

(Candra Pratama)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com