TBC Bunuh 14 Orang Per Jam di Indonesia
Setiap jam, 14 orang di Indonesia meninggal dunia. Karena TBC. Artinya, 125 ribu jiwa per tahun. Angka ini bikin merinding. Melalui Program Cepat Tuntas TBC: Indonesia Bebas Tuberkulosis 2030, pemerintah bertekad meniadakan TBC dari Tanah Air.
Apakah dengan vaksin bisa menekan kasus tersebut?
"Vaksinasi memang berperan penting dalam pencegahan TBC. Tapi konteksnya harus dipahami lebih mendalam," ungkapnya.
Sejatinya, vaksin TBC sendirian tidak cukup menekan kasus di Indonesia. Ia efektif melindungi bayi dan anak, tetapi belum menyelesaikan masalah utama penularan pada orang dewasa.
"Kombinasi program vaksin, deteksi dini, kepatuhan pengobatan, dan perbaikan sosial-ekonomi adalah kunci untuk menurunkan angka kasus signifikan," jelasnya.
Baca Juga
Ngabila juga menyoroti angka 93.000 kematian per tahun akibat TBC di Indonesia. Hal ini menunjukkan penularan masih tinggi. Artinya pengendalian belum optimal.
Pencegahan Perlu Dilakukan di 2 Level Besar:
Mencegah orang sehat tertular
Mencegah kematian atau kekambuhan pada penyintas
"Mengurangi angka kematian akibat TBC tidak bisa hanya mengandalkan terapi. Perlu pendekatan komprehensif," terang Ngabila.
Pendekatan Komprehensif Itu Mencakup: (H-4)
Pencegahan penularan melalui edukasi dan lingkungan sehat
Perawatan pasien yang berkesinambungan dan ramah pasien
Penguatan sistem kesehatan dan dukungan sosial-ekonomi.
HIV, Gizi Buruk dan Risiko TBC (H-2)
Berita Terkait
GPM 2025: Pangan Murah untuk Rakyat