Megapolitan . 31/08/2025, 15:32 WIB

Rumah Mewah Eko Patrio Dijarah Massa Tiga Gelombang, Satpam Ungkap Detik-detik Menegangkan!

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

fin.co.id - Jakarta kembali diguncang peristiwa mencekam. Rumah mewah milik komedian sekaligus politikus PAN, Eko Patrio, di Jalan Karang Asem I, Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan, menjadi sasaran penjarahan massa pada Sabtu malam, 30 Agustus 2025. Aksi brutal ini berlangsung dalam tiga gelombang hingga dini hari, meninggalkan kerusakan parah dan jejak kekacauan.

Aksi Penjarahan Berlangsung Tiga Gelombang

Komandan regu kompleks perumahan, Suparman, menyebut insiden itu dimulai sekitar pukul 19.00 WIB. Meski portal komplek sempat ditutup untuk menghalau massa, jumlah orang yang datang terlalu banyak hingga petugas kewalahan. Massa kemudian masuk secara bergantian dalam tiga gelombang.

"Yang pertama pada masuk, pada bawa barang, udah tuh. Mungkin kontek-kontekan apa gimana kita nggak tau, datang lagi. Pokoknya sampai tiga kali, sampai habis tuh," ujar Suparman saat ditemui wartawan, Minggu 31 Agustus 2025.

Rumah Kosong Saat Penjarahan Terjadi

Ketika insiden berlangsung, Eko Patrio diketahui tidak berada di rumah. Hanya asisten rumah tangga dan penjaga yang ada di dalam. Menurut Suparman, rumah bernuansa hitam putih milik Eko memang jarang ditempati.

"Kalau asisten rumah tangga ada sama yang jaga. Cuma kalau untuk Pak Eko, jarang ditempati juga, jarang ada. Pas ada kejadian ramai-ramai itu, sudah nggak ada (di rumah)," jelasnya.

Kerusakan Parah dan Coretan di Dinding

Pasca-penjarahan, kondisi rumah mewah yang disebut bernilai Rp150 miliar itu terlihat porak-poranda. Kaca jendela pecah, teras dipenuhi serpihan kaca, serta puing-puing hasil jarahan berserakan di depan pagar. Bahkan, pakaian terlihat menumpuk di atas kanopi rumah, tidak sempat dibawa oleh massa.

Tak hanya merusak, para pelaku juga meninggalkan pesan mengejutkan di tembok rumah. Coretan bertuliskan "Halo Eko" dan "Terima kasih Eko" tampak jelas di dinding, seolah menjadi simbol ironis dari aksi keji tersebut.

Polisi Mulai Selidiki Insiden

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, mengonfirmasi pihaknya sedang melakukan penyelidikan. "Masih dilidik (penyelidikan) ya," singkat Nicolas saat dikonfirmasi.

Meski situasi kini sudah kondusif, belum terlihat kehadiran aparat TNI maupun polisi di sekitar lokasi. Penjagaan sementara dilakukan oleh satpam perumahan dengan memperketat patroli dan menggembok ganda pagar rumah Eko Patrio.

Belum Ada Keterangan dari Eko Patrio

Hingga berita ini diturunkan, Eko Patrio belum memberikan pernyataan resmi terkait peristiwa ini. Kepolisian meminta masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus kepada aparat yang berwenang.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com