Megapolitan . 05/09/2025, 17:15 WIB

Halte Transjakarta Senen Masih dalam Perbaikan, Begini Kondisinya

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Perbaikan fasilitas umum di kawasan Senen, Jakarta Pusat, masih berlangsung pasca kerusuhan aksi unjuk rasa pada 28–29 Agustus 2025 lalu. Hingga Jumat, 5 September 2025, dua halte Transjakarta yakni Halte Senen Sentral dan Halte Senen Toyota Rangga masih dalam tahap perbaikan.

Seperti diketahui, kedua halte tersebut menjadi sasaran amukan massa setelah insiden meninggalnya pengemudi ojek online (Ojol) Affan Kurniawan yang terlindas kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi di kawasan Tanah Abang pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Kericuhan kemudian berlanjut ketika ribuan pengemudi ojol melakukan aksi di sekitar Mako Brimob Kwitang, Senen, pada Jumat, 29 Agustus 2025. Massa yang tidak terkendali menyebabkan pembakaran dua halte serta Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan tersebut.

Progres Perbaikan Halte dan JPO

Pantauan di lokasi pada Jumat, 5/9), sejumlah pekerja terlihat melakukan pengelasan rangka baja pada Halte Senen Sentral dan Halte Senen Toyota Rangga. Kedua halte yang kondisinya sempat hangus terbakar kini ditutup seng dan belum bisa digunakan penumpang.

Meski demikian, layanan Transjakarta tetap beroperasi normal, hanya saja bus tidak dapat menaikkan dan menurunkan penumpang di halte-halte yang rusak tersebut.

Sementara itu, JPO Senen Extension atau dikenal sebagai JPO Piano masih belum tampak adanya pengerjaan perbaikan. Sesuai kebijakan, perbaikan JPO Senen dan JPO Polda Metro Jaya dilimpahkan oleh Pemprov DKI Jakarta kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Selain halte dan JPO, fasilitas lain seperti gardu listrik serta pilar beton flyover yang terdampak juga sedang dibersihkan dan dicat ulang untuk menutupi coretan vandalisme. Aparat TNI terlihat masih berjaga di kawasan Simpang Lima Senen.

Biaya Pemulihan Membengkak

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa total biaya perbaikan fasilitas umum akibat kerusuhan meningkat menjadi sekitar Rp80 miliar.

“Maka biaya secara total kerugian yang kemarin saya sampaikan Rp55 miliar, sekarang menjadi Rp80 miliar,” kata Pramono di Balai Kota, Selasa, 2 September 2025.

Kerusakan yang ditangani mencakup 22 halte Transjakarta, sejumlah JPO, 18 traffic light, CCTV, serta berbagai fasilitas umum lain dengan tingkat kerusakan ringan hingga berat.

Pramono menambahkan, khusus untuk dua JPO yang mengalami kerusakan parah yakni JPO Senen dan JPO Polda Metro Jaya, Pemprov DKI meminta dukungan Kementerian PU. Estimasi biaya perbaikan dua JPO tersebut mencapai sekitar Rp19 miliar.

“Kami sudah menghitung sebagai indikasi nilainya kurang lebih Rp19 miliar, 2 JPO tadi,” ujar Pramono.

(Cahyono)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com