Nasional . 06/10/2025, 14:44 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan, Presiden Prabowo Subianto akan mengumumkan serta melantik Ketua dan anggota Komite Reformasi Polri dalam waktu dekat. Pelantikan dijadwalkan berlangsung di Istana pada minggu depan.
“Iya (Komite Reformasi Polri) akan diumumkan dan dilantik oleh Pak Presiden pada minggu depan,” ujar Prasetyo saat ditemui wartawan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu, 5 Oktober 2025.
Saat ditanya terkait sembilan tokoh yang dikabarkan akan mengisi keanggotaan komite tersebut, Prasetyo memilih tidak mengungkapkan detailnya.
"Lho, kok sudah tahu? Sudah dapat bocoran ya? Oke ya, makasih ya. Kita doakan TNI kita makin kuat. Merdeka, merdeka," katanya sambil berlalu.
Sebelumnya, Prasetyo telah menyampaikan bahwa tim reformasi yang dibentuk Presiden Prabowo memiliki konsep yang berbeda dari tim reformasi internal Polri yang dibentuk oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Menurutnya, tidak ada persoalan terkait keberadaan dua tim reformasi, karena keduanya memiliki tujuan yang sama dalam memperbaiki institusi Polri.
“Iya kan semangatnya sebenarnya sama ya, tapi kemudian kan internal Kepolisian juga menginisiasi ya kita apresiasi dengan membentuk tim reformasi,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 23 September 2025.
Politikus dari Partai Gerindra itu juga menyampaikan bahwa Mahfud MD telah menyatakan kesediaannya untuk bergabung dalam Komite Reformasi Polri bentukan Presiden.
Meski begitu, ia belum memastikan apakah Mahfud akan memimpin tim atau hanya menjadi anggota.
“Insyaallah, insyaallah (Mahfud masuk tim). Belum ada yang ditunjuk siapa yang akan menjadi ketua, tapi alhamdulillah beliau menyampaikan kesediaan untuk ikut bergabung," jelas Pras.
Selain Mahfud, komite ini juga dikabarkan akan melibatkan mantan Kapolri, meskipun Prasetyo belum mengungkapkan siapa sosok yang dimaksud.
Ia pun mengimbau publik untuk bersabar hingga Presiden Prabowo kembali dari kunjungan luar negeri guna mendapatkan pengumuman resmi terkait struktur dan anggota Komite Reformasi Polri.
"Kalau dari Istana tunggu, mungkin sekembalinya Pak Presiden berkenaan dengan Komite Reformasi Kepolisian," pungkasnya.
(Anisha Aprilia)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media