Internasional . 07/10/2025, 07:31 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) menegaskan bahwa tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa badai salju dahsyat di kawasan Pegunungan Everest, yang menjerat sekitar 1.000 pendaki di wilayah Tibet dan Qinghai, Tiongkok.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan di Jakarta, Senin (6/10), Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha, menyampaikan bahwa Kemlu bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dhaka dan Beijing terus memantau kondisi terkini di lapangan.
“Wilayah terdampak terpantau berada di jalur pendakian melalui Provinsi Otonomi Khusus Xizang di sisi Tibet. Saat ini operasi penyelamatan masih terus dilakukan oleh tim gabungan,” ujar Judha.
Berdasarkan informasi terakhir yang diterima dari kedua KBRI tersebut, tidak terdapat laporan adanya WNI yang menjadi korban ataupun berada di antara para pendaki yang terjebak badai. Namun, Kemlu tetap menekankan pentingnya langkah pencegahan bagi seluruh warga negara yang berada atau berencana melakukan aktivitas pendakian di kawasan tersebut.
Sebagai langkah antisipatif, KBRI Beijing telah mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh WNI agar menunda perjalanan dan pendakian ke Gunung Everest, khususnya yang melalui jalur Tibet, hingga kondisi cuaca dinyatakan aman.
Kemlu juga mengingatkan bahwa dalam situasi darurat, WNI yang membutuhkan bantuan atau informasi tambahan dapat langsung menghubungi nomor hotline KBRI Beijing di +8618610455488 (WeChat/WhatsApp) atau KBRI Dhaka di +8801614444552 (WhatsApp).
Selain pemantauan intensif, Kemlu RI terus berkoordinasi dengan kedua perwakilan diplomatik tersebut untuk memastikan keselamatan seluruh WNI yang berada di kawasan Nepal, Tibet, maupun daerah sekitarnya. Pemerintah berjanji akan memberikan pembaruan informasi resmi apabila terdapat perkembangan baru terkait situasi di lokasi bencana.
Langkah cepat Kemlu RI ini menjadi bagian dari upaya diplomatik Indonesia dalam memastikan perlindungan maksimal bagi warganya di luar negeri, terutama di tengah kondisi ekstrem yang berpotensi mengancam keselamatan seperti yang terjadi di kawasan Himalaya saat ini.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media