Megapolitan . 09/10/2025, 17:34 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, bersama Gubernur Banten, Andra Soni, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, meluncurkan kampanye bertajuk "Ayo Tangerang Langit Biru, Generasi Bersih". Acara yang berlangsung meriah di Lapangan Mini Soccer Cluster Abira Suvarna Sutera, Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi polusi udara.
Bupati Maesyal Rasyid dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari gerakan nasional untuk mendorong perilaku hidup bersih dan sehat. "Kami ingin melahirkan generasi yang pintar, cerdas, dan peduli lingkungan sebagai calon pemimpin masa depan," ujarnya, Kamis 9 Oktober 2025.
Dukungan penuh juga diberikan kepada pihak swasta, seperti Alam Sutera Group, yang dinilai telah berkontribusi signifikan dalam pendidikan lingkungan, kesehatan masyarakat, dan penanganan sampah. "Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut," tambah Bupati.
Staf Ahli Menteri LHK, Nurhadi Wardoyo, menegaskan bahwa kampanye "Langit Biru" adalah langkah nyata dalam mitigasi perubahan iklim dan pengendalian pencemaran udara. Ia juga mendorong seluruh kabupaten dan kota di Indonesia untuk mengelola sampah secara konsisten dan terintegrasi. "Program ini menjadi titik balik bagi Kabupaten Tangerang dalam memperbaiki kualitas lingkungan," katanya.
Gubernur Banten, Andra Soni, mengapresiasi inisiatif Pemkab Tangerang dalam menyelenggarakan kegiatan ini, yang juga menjadi bagian dari perayaan HUT ke-393 Kabupaten Tangerang. "Kita diingatkan akan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan," ujarnya.
Gubernur menyoroti bahwa produksi sampah di Banten mencapai lebih dari 8.000 ton per hari, namun baru 13% yang terkelola dengan baik. Ia mengajak semua pihak untuk bekerjasama menjaga kebersihan lingkungan dan udara Banten. "Tanpa kerjasama dan kesadaran kolektif, masalah sampah akan menjadi bencana," serunya.
Acara ini juga dihadiri oleh Kajati Banten, Forkopimda Kabupaten Tangerang, tokoh lingkungan Benedict Wermter (@bulesampah), Direktur Veritas Edukasi Lingkungan (VEL), serta sejumlah tokoh masyarakat dan pelajar.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media