Nasional . 22/07/2026, 07:58 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan tersebut diambil setelah ia berpamitan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.
Kabar pengunduran diri Nanik dibenarkan oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan. Menurutnya, Presiden telah menerima langsung penyampaian tersebut pada Rabu, 22 Juli 2026.
"Hari ini, 22 Juli 2026, Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung. Beliau juga mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," ujar Dirgayuza dalam keterangannya, Rabu 22 Juli 2026.
Dirgayuza turut membagikan tautan unggahan Facebook milik Nanik yang berisi pesan perpisahan sebelum keberangkatannya menjalani perawatan di luar negeri.
"Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak presiden untuk melakukan pengobatan di LN untuk jantung saya, rencananya hari ini, Rabu (22/7) saya berangkat," tulis Nanik.
"Ini bukan karena tidak percaya dokter yg hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju," sambungnya.
Dalam unggahan yang sama, Nanik mengaku telah menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo karena merasa tidak dapat lagi menjalankan tugasnya sebagai Kepala BGN akibat kondisi kesehatan.
"Saya sampaikan ke presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui. Namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN," kata dia.
Meski tak lagi menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik mengungkapkan Presiden Prabowo tetap memintanya untuk membantu mengawasi jalannya program dan kinerja BGN selama proses pemulihan kesehatannya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media