Politik . 09/10/2025, 16:50 WIB

Riza Patria Bela Prabowo dari Sindiran Anies: Presiden Punya Hak Menentukan Kabinetnya Sendiri

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

fin.co.id — Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta sekaligus Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes), Ahmad Riza Patria, menanggapi sindiran Anies Baswedan terhadap Presiden Prabowo Subianto. Riza menegaskan bahwa setiap presiden memiliki hak dan cara tersendiri dalam memilih menteri yang dianggap mampu menjalankan visi pemerintahannya.

Riza: Setiap Presiden Punya Strategi dalam Menyusun Kabinet

Menurut Riza, sistem pemilihan menteri tidak bisa disamakan antar pemerintahan karena setiap presiden memiliki pertimbangan yang berbeda. “Ya, semua Presiden punya cara masing-masing menyusun kabinet. Indonesia negara yang sangat besar, dengan 280 juta penduduk dan permasalahan yang kompleks serta heterogen,” ujar Riza di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (9/10/2025).

Ia menilai, banyak tokoh berkompeten di negeri ini yang siap berkontribusi. Prabowo, kata Riza, memiliki cara tersendiri untuk mengakomodasi potensi dari berbagai kalangan. “Semua partai diajak, semua organisasi masyarakat, komunitas, pengusaha, mahasiswa, buruh, hingga perempuan. Semua elemen masyarakat diberi ruang untuk terlibat aktif,” jelasnya.

Prabowo Dinilai Akomodatif dan Fokus pada Kepentingan Rakyat

Riza yang juga pernah menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi Anies menilai Prabowo Subianto sebagai sosok yang terbuka terhadap berbagai masukan. Ia menegaskan, kebijakan dan program pemerintahan Prabowo selalu diarahkan untuk kepentingan rakyat. “Yang terpenting nanti kita lihat hasilnya. Semua program yang dijalankan Pak Presiden Prabowo semata-mata untuk rakyat dan bangsa,” ucapnya menegaskan.

Riza menilai kritik Anies sebagai hal yang wajar dalam demokrasi, namun ia mengingatkan bahwa penilaian sebaiknya diberikan berdasarkan hasil kerja nyata, bukan asumsi politik. “Kita hargai semua pandangan, tapi mari lihat hasilnya nanti di lapangan. Pemerintahan ini baru berjalan dan pasti berproses menuju hasil terbaik,” tambahnya.

Anies Kritik Praktik Politik Transaksional

Sebelumnya, Anies Baswedan melontarkan kritik terhadap pemerintahan Prabowo Subianto yang ia nilai mulai menjauh dari prinsip integritas dan meritokrasi. Menurut Anies, praktik politik yang bersifat transaksional membuat jabatan publik lebih banyak ditentukan oleh kedekatan politik ketimbang kompetensi. Hal itu ia sampaikan saat menjadi pembicara utama dalam Dialog Kebangsaan DPW Gerakan Rakyat Jawa Tengah di Semarang, Rabu, 8 Oktober 2025.

“Banyak tanggung jawab publik hari ini diberikan bukan karena kompetensi, tapi karena koneksi. Kalau begini, kapan negeri ini bisa maju kalau tugas-tugas publik dipegang orang yang tidak sesuai kapasitasnya,” kata Anies.

Anies menilai pemerintahan saat ini terlalu berorientasi pada kepentingan politik jangka pendek. Ia menyebut, sistem yang berjalan justru menjauh dari profesionalisme dan kualitas sumber daya manusia. “Kunci utamanya adalah integritas. Kita butuh tata kelola pemerintahan yang adil, sederhana, dan mencerminkan kejujuran,” ujarnya menegaskan.

Polemik yang Cerminkan Dinamika Politik Nasional

Pernyataan kedua tokoh ini menambah dinamika wacana politik nasional menjelang setahun pemerintahan Prabowo berjalan. Di satu sisi, Anies mengingatkan pentingnya transparansi dan meritokrasi. Di sisi lain, Riza Patria menekankan bahwa Prabowo memiliki strategi sendiri dalam merangkul semua pihak untuk menjaga stabilitas pemerintahan.

Debat politik semacam ini menunjukkan bahwa ruang demokrasi di Indonesia tetap hidup, meski sering diwarnai perbedaan pandangan. Publik pun diharapkan bisa menilai berdasarkan hasil kinerja nyata, bukan sekadar retorika politik. (*)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com