Nasional . 11/10/2025, 20:42 WIB

Saan Mustopa: Evakuasi Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Harus Benar-benar Tuntas

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa meminta pemerintah memastikan proses evakuasi korban ambruknya pondok pesantren di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, benar-benar tuntas tanpa ada yang tertinggal.

“Jadi tidak ada yang tersisa di situ, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal,” ujar Saan dikutip dari Antara, Sabtu, 11 Oktober 2025.

Menurutnya, ketelitian dalam proses evakuasi menjadi hal krusial agar tak ada korban yang luput, terutama yang mungkin masih tertimbun reruntuhan bangunan ponpes.

Saan menyebut tragedi ini menjadi duka mendalam bagi bangsa, terutama karena menimpa para santri yang merupakan generasi penerus. Ia menegaskan agar peristiwa ini menjadi pelajaran serius bagi semua pihak, termasuk dalam hal keamanan dan kelayakan bangunan lembaga pendidikan.

Menanggapi rencana Menteri Pekerjaan Umum (PU) untuk membangun kembali ponpes yang ambruk, Saan menilai langkah tersebut baik, namun perlu melalui mekanisme yang tepat.

“Rencana itu harus dibicarakan terlebih dahulu di tingkat kementerian, karena pembangunan kembali akan menggunakan dana APBN,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pembahasan harus melibatkan DPR, khususnya Komisi V yang membidangi infrastruktur dan perhubungan, agar tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.

“Tujuannya memang baik untuk membantu, tapi kalau menimbulkan polemik, kasihan pesantrennya juga. Jadi niat baik harus dilakukan dengan cara yang baik,” tegas Saan.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hingga Jumat, 10 Oktober 2025, sebanyak 50 jenazah korban robohnya bangunan Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, telah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI Polri.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebut proses identifikasi dilakukan sejak awal pekan secara bertahap.

“Data hasil identifikasi sampai Jumat 10 Oktober, sebanyak 50 jenazah telah berhasil dikenali,” kata Abdul.

Namun, tim DVI masih memproses 11 jenazah lainnya, termasuk lima potongan tubuh korban yang ditemukan tim SAR gabungan di lokasi kejadian.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com