Internasional . 12/10/2025, 11:30 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id - Ribuan warga dari berbagai daerah memadati kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Minggu (—/—), dalam aksi damai bertajuk “Indonesia Tolak Genosida.” Mereka menyerukan agar Pemerintah Indonesia aktif mengawal gencatan senjata antara Palestina dan Israel hingga tercapai kemerdekaan penuh bagi rakyat Palestina.
Orator aksi, Husein Gaza, menyampaikan apresiasi atas langkah diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya menghentikan kekerasan di Gaza. Namun, ia menegaskan bahwa perjuangan belum selesai. “Kami meminta Presiden Prabowo ikut mengawal gencatan senjata ini sampai tuntas,” ujarnya lantang di hadapan peserta aksi.
Menurut Husein, komitmen politik luar negeri Indonesia yang berpihak pada kemerdekaan Palestina harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Ia menekankan pentingnya pengawasan diplomatik agar kesepakatan gencatan senjata tidak kembali dilanggar oleh Israel. “Ini belum akhir perjuangan. Palestina harus benar-benar merdeka,” tegasnya.
Dalam orasinya, Husein juga menyinggung aksi internasional bertajuk “Global Sumud Flotila.” Aksi tersebut diikuti oleh aktivis kemanusiaan dari 47 negara yang berlayar di Laut Mediterania menuju Gaza untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan. “Solidaritas dunia terhadap Palestina harus menjadi kekuatan moral untuk menghentikan genosida,” katanya.
Ia mengajak masyarakat Indonesia tidak berhenti pada dukungan simbolik semata. “Kita harus terus mengawal gencatan senjata agar Israel tidak kembali melakukan pelanggaran. Mari buka hati kita bersama untuk membela kemanusiaan,” seru Husein yang disambut takbir ribuan massa.
Gelombang manusia memadati kawasan Patung Kuda hingga ke depan gerbang Monas dan sebagian Jalan MH Thamrin. Massa mengenakan pakaian serba putih dan membawa atribut Palestina—mulai dari bendera, syal, hingga spanduk bertuliskan “Free Palestine.” Ratusan bendera Palestina dan Merah Putih berkibar berdampingan, mencerminkan solidaritas lintas bangsa dan agama.
Suasana aksi berlangsung damai dan penuh semangat. Sepanjang kegiatan, peserta meneriakkan yel-yel “Allahu Akbar” dan “Merdeka untuk Palestina.” Mereka menilai bahwa penghentian sementara serangan di Gaza belum cukup, dan hanya kemerdekaan total yang bisa menghentikan penderitaan warga Palestina.
Aksi ini menjadi refleksi kuat dukungan masyarakat Indonesia terhadap politik luar negeri bebas aktif yang dijalankan pemerintah. Publik berharap Indonesia tetap menjadi suara moral bagi dunia, terutama dalam membela bangsa tertindas. “Kami percaya Indonesia punya peran penting dalam diplomasi perdamaian global,” ujar salah satu peserta aksi.
Seruan “Indonesia Tolak Genosida” juga menjadi pesan bagi dunia internasional bahwa masyarakat sipil Indonesia menolak kekerasan dan penjajahan dalam bentuk apa pun. Bagi mereka, kemerdekaan Palestina adalah bagian dari amanat konstitusi yang menolak penjajahan di atas dunia. (ANTARA)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media