Nasional . 16/10/2025, 15:41 WIB

Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Indonesia pada 16 Oktober 2025

Penulis : Khanif Lutfi  |  Editor : Khanif Lutfi

Sementara itu beralih ke wilayah lain, yaitu banjir bandang menerjang Desa Simpang, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma, Bengkulu, pada Selasa (14/10), sekira pukul 14.00 WIB.

Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras dengan durasi cukup lama mengguyur wilayah Kabupaten Seluma menyebabkan debit air sungai di Desa Simpang naik dan merendam permukiman warga. Akibat peristiwa ini, satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat terseret arus sungai ketika hendak menyeberang di jembatan.

Untuk merespons peristiwa tersebut, tim BPBD Seluma menyusuri lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan pada korban. Meski sempat mengalami kendala akibat hujan deras, pencarian akhirnya membuahkan hasil di mana korban ditemukan pada Rabu (15/10) sekira pukul 16.00 WIB di muara pantai Seluma dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa selanjutnya tercatat di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Cuaca ekstrem yang terjadi pada Rabu (15/10), menyebabkan sembilan orang mengalami luka-luka akibat terdampak dari kejadian tersebut. Delapan orang di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit.

Sementara itu, hasil kaji cepat menyebutkan terdapat delapan lokasi terdampak yang meliputi Kepanewon Mlati, Sleman, Gamping, Nglipar, Sermin, Ngawen, Umbulharjo, dan Tegalrejo.

Selain itu, kerugian materiil di antaranya enam unit rumah rusak ringan, enam ruas akses jalan terdampak, empat unit tempat usaha, dan enam jalur listrik mengalami gangguan.

Guna menangani dampak dari cuaca ekstrem ini, tim gabungan telah melakukan kaji cepat, pemotongan pohon tumbang, hingga pembersihan di lokasi-lokasi terdampak.

Menyikapi laporan kejadian bencana di sejumlah daerah yang didominasi oleh cuaca ekstrem, BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana yang dipicu oleh cuaca ekstrem seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, maupun pohon tumbang.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan memperkuat sistem peringatan dini serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana di wilayah masing-masing. Warga diimbau untuk waspada apabila harus beraktivitas di luar ruang saat hujan lebat disertai petir, menghindari area rawan bencana, serta terus memantau informasi cuaca resmi dari pemerintah agar langkah antisipasi dapat dilakukan sedini mungkin.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com