Gebrakan Purbaya Yudhi Sadewa Guncang Dunia Ekonomi, Tolak Usulan Luhut Soal Family Office
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mencuri perhatian publik lewat gebrakan ekonomi berani, termasuk menolak usulan Luhut soal family office dari APBN
Selain kebijakan ekonominya, Purbaya juga menjadi sorotan publik setelah isu “perang dingin” dengan Luhut Pandjaitan mencuat. Kabar itu beredar setelah keduanya terlihat tidak saling bertegur sapa dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (22/10/2025).
Namun, isu tersebut segera dibantah oleh Purbaya. Ia menegaskan hubungannya dengan Luhut tetap baik-baik saja. Ketidaksapaan dalam sidang, kata dia, murni karena posisi duduk yang berjauhan.
“Hubungan saya sama beliau tidak ada masalah. Kan jauh berapa kursi, masa saya panggil ‘Pak Luhut, Pak Luhut’ di tengah sidang,” ujarnya sambil tersenyum.
Arah Baru Kebijakan Fiskal
Gebrakan Purbaya menjadi sinyal kuat bahwa Kementerian Keuangan kini bergerak ke arah baru — lebih cepat, lebih terbuka terhadap inovasi, dan berorientasi pada keseimbangan antara stabilitas fiskal dan pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga
Dengan langkah-langkah berani seperti penolakan penggunaan APBN untuk family office dan reformasi sistem likuiditas, Purbaya Yudhi Sadewa berusaha menunjukkan bahwa kebijakan fiskal bukan hanya soal angka, tetapi juga tentang keberpihakan terhadap sektor riil dan kesejahteraan masyarakat luas. - Bianca Khairunnisa -