Ekonomi . 23/10/2025, 21:00 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id - Progres pembangunan Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan terus menunjukkan kemajuan signifikan. Hingga 23 Oktober 2025, konstruksi rata-rata telah mencapai 72,04%, sedangkan pembebasan lahan menyentuh 81,53%. Jalan tol sepanjang 62 kilometer ini diharapkan menjadi solusi bagi kemacetan di jalur Jakarta–Bandung melalui sisi selatan.
Tol ini akan menghubungkan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) di Jatiasih, Bekasi, dengan Tol Purbaleunyi di Sadang, Purwakarta. Kehadirannya diharapkan memangkas waktu perjalanan dan menjadi jalur alternatif yang lebih efisien, terutama bagi kendaraan logistik dan pribadi.
Proyek Tol Jakarta–Cikampek II Selatan terbagi menjadi tiga paket pekerjaan utama yang meliputi enam seksi, dan seluruhnya berada di bawah pengawasan Kementerian Pekerjaan Umum serta Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) sebagai proyek prioritas nasional.
Tol ini dilengkapi dengan tujuh simpang susun utama, yakni Jatiasih, Bantargebang, Setu, Sukaragam, Bojongmangu, Kutanegara, dan Sadang. Keberadaan simpang susun ini akan mempercepat perjalanan, mengurangi kemacetan, serta meningkatkan mobilitas masyarakat dan efisiensi distribusi logistik.
Selain memperlancar transportasi, tol ini juga diyakini menjadi penggerak ekonomi regional. Kawasan Bekasi, Bogor, Karawang, dan Purwakarta berpotensi mendapatkan manfaat dari percepatan arus barang, akses pariwisata yang lebih mudah, dan peluang investasi yang lebih besar.
Dengan selesainya proyek ini, perjalanan Jakarta–Bandung diperkirakan lebih cepat dan lancar. Tol Jakarta–Cikampek II Selatan tidak hanya menawarkan kenyamanan bagi pengendara, tetapi juga mendukung pengembangan ekonomi dan konektivitas di wilayah Jawa Barat bagian selatan. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media