Megapolitan . 24/10/2025, 16:08 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Sebelumnya, penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap bahwa air hujan di Jakarta mengandung mikroplastik berbahaya dari aktivitas manusia, seperti pembakaran sampah, industri, dan kendaraan bermotor.
Temuan ini menjadi alarm serius bahwa pencemaran plastik kini tak hanya mencemari tanah dan laut, tetapi juga atmosfer.
Mikroplastik kini telah menjadi “pengembara tak kasat mata” yang berkeliling dunia, terbawa angin, lalu turun lagi melalui hujan bahkan ke tempat-tempat yang jauh dari sumber aslinya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media