Nasional . 28/10/2025, 19:11 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Tidak mengejutkan, Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Bandung (ITB) masih mendominasi tiga besar.
Ketiganya dikenal memiliki jaringan alumni luas, hubungan kuat dengan dunia industri, dan kurikulum adaptif terhadap kebutuhan kerja modern.
UI menempati posisi teratas dengan skor 87,2 membuktikan reputasinya yang kuat di kalangan perusahaan nasional maupun multinasional.
UGM menyusul dengan skor 75,9, sementara ITB mencatat skor 68,6 berkat kekuatan alumninya di bidang teknologi dan rekayasa industri.
Yang cukup menarik, Universitas Trisakti berhasil menembus posisi ke-6 dengan skor 41,1.
Padahal, dalam daftar Top Global University Indonesia versi QS 2026, Trisakti hanya berada di peringkat ke-18.
Ini membuktikan bahwa meski tidak selalu unggul secara akademis global, Trisakti punya koneksi industri yang kuat dan lulusannya cepat terserap kerja.
Begitu pula dengan Universitas Padjadjaran (Unpad) dan IPB University, yang sukses menempati peringkat ke-4 dan ke-5 dengan skor tipis 45,4 dan 45,3.
Keduanya dikenal punya kolaborasi erat dengan sektor bisnis dan pemerintahan di berbagai bidang.
Fakta menarik lain dari laporan QS WUR 2026 adalah bahwa peringkat employability tidak selalu sejalan dengan peringkat universitas secara global.
Misalnya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS Surabaya) yang biasanya menduduki peringkat 6 besar kampus terbaik di Indonesia, hanya mendapat skor employment outcomes 17.
Sebaliknya, Universitas Trisakti dan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, meski tidak masuk jajaran kampus top global, justru mencatat skor employability tinggi.
Artinya, keterampilan praktis, jaringan industri, dan kesiapan kerja lulusan lebih berpengaruh daripada sekadar prestasi akademik di kancah internasional.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media