Ekonomi . 30/10/2025, 10:01 WIB

Bos BRI Ungkap Penyaluran Dana Pemerintah Rp55 Triliun, Mayoritas ke Sektor Mikro

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

Selain lima bank besar tersebut, pemerintah juga mulai menerima permintaan dari sejumlah Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk mendapatkan penempatan dana serupa. Menkeu Purbaya mengonfirmasi bahwa dua bank daerah, yaitu Bank DKI dan Bank Jatim, tengah berdiskusi dengan pemerintah pusat untuk mendapat injeksi likuiditas tambahan.

“Sudah ada permintaan dari beberapa bank yang lain untuk mendapatkan juga penempatan kas dari pemerintah,” jelas Febrio. Ia menegaskan, perluasan penempatan dana ini diharapkan mampu memperkuat daya dorong pembiayaan daerah dan mempercepat pemulihan ekonomi lokal.

BRI Fokus Dorong Sektor Mikro sebagai Pondasi Ekonomi

Penyaluran dana pemerintah ke segmen mikro senilai Rp28,08 triliun menjadi sorotan tersendiri. Segmen ini selama ini menjadi tulang punggung bisnis BRI sekaligus motor utama ekonomi rakyat. Melalui pembiayaan mikro, BRI mendorong pelaku usaha kecil agar naik kelas, memperluas akses pasar, dan memperkuat ketahanan ekonomi desa.

Dengan likuiditas tambahan dari pemerintah, BRI memiliki ruang lebih besar untuk menyalurkan kredit produktif, terutama ke pelaku UMKM yang selama ini menjadi basis pertumbuhan ekonomi nasional. (*)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com