Nasional . 30/10/2025, 18:31 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Sebagai referensi, berikut jurusan-jurusan di UI yang tergolong sepi peminat pada SNBP 2024, yang bisa menjadi acuan strategis dalam menentukan pilihan untuk SNBP 2026.
Catatan: Data peminat tahun 2025 akan dirilis resmi oleh Panitia SNPMB bersamaan dengan pengumuman daya tampung SNBP 2026.
| No | Nama Jurusan | Peminat 2024 | Daya Tampung 2025 |
|---|---|---|---|
| 1 | Sastra Daerah untuk Sastra Jawa | 45 orang | 16 orang |
| 2 | Sastra Rusia | 86 orang | 16 orang |
| 3 | Sastra Prancis | 110 orang | 11 orang |
| 4 | Sastra Belanda | 113 orang | 16 orang |
| 5 | Fisika | 134 orang | 28 orang |
| 6 | Geofisika | 137 orang | 17 orang |
| 7 | Ilmu Sejarah | 139 orang | 16 orang |
| 8 | Administrasi Asuransi dan Aktuaria (D3) | 141 orang | 20 orang |
| 9 | Ilmu Filsafat | 142 orang | 16 orang |
| 10 | Penyiaran Multimedia (D3) | 150 orang | 20 orang |
Dari daftar di atas, jurusan-jurusan seperti Sastra Jawa, Sastra Rusia, dan Ilmu Filsafat termasuk yang paling sedikit peminatnya, namun tetap memiliki daya tampung cukup baik.
Bagi kamu yang ingin memperbesar peluang lolos SNBP UI, memilih jurusan dengan peminat rendah namun prospektif bisa menjadi strategi yang cerdas.
Banyak siswa cenderung berlomba memilih jurusan populer seperti Kedokteran, Hukum, Psikologi, atau Teknik. Padahal, di balik jurusan-jurusan “sepi”, tersimpan peluang besar untuk diterima di UI dengan persaingan yang lebih longgar.
Selain itu, beberapa jurusan seperti Geofisika, Fisika, dan Ilmu Filsafat memiliki prospek kerja luas di sektor riset, teknologi, pendidikan, hingga pemerintahan.
Kampus UI juga memberikan fasilitas dan peluang pertukaran pelajar yang sama besarnya di semua jurusan, sehingga kualitas pendidikan tetap setara dengan jurusan favorit lainnya.
Sebagai universitas yang kini menempati ranking 189 dunia, Universitas Indonesia terus berkomitmen mencetak lulusan unggul, berintegritas, dan siap kerja.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media